RKP Terlampaui, Pegadaian Denpasar Berharap Bisa Realisasikan Target Rp 6 Triliun

Selasa, 16 Juni 2020 : 19.02
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah saat Media Gathering di Denpasar, Selasa (16/6/2020)/ist.
Denpasar - Selama kurun hampir satu semester Kinerja PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar mengalami pertumbuhan positif hingga 11,8 persen meskipun saat ini semua sektor tengah terdampak pandemi virus corona Covid-19.

"Kinerja pegadaian sampai bulan Mei-Juni ini, Alhamdulillah bertumbuh masih positif, artinya year to day, sampai Mei 2020, sebesar 11,8 persen tumbuh kita," ungkap Pimpinan Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah di sela Media Gathering di Denpasar, Selasa (16/6/2020).

Tentu saja, capaian itu patut disyukuri terlebih target Rencana Kerja Perusahaan (RKP) yang telah ditetapkan pegadaian pusat, telah bisa terlampaui sampai bulan Maret lalu.

Nuril menambahkan, target tersebut telah dilalui sampai pada bulan Maret lalu. Bahkan, Pegadaian VII Denpasar memiliki target pribadi untuk bisa mendulang hingga Rp6 Triliun.

Terkait dukungan kepada pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19, pihaknya sudah menggelar berbagai kegiatan termasuk di semua kantor layanan pegadaian telah menerapkan protokol kesehatan.

Di semua perkantoran, telah disediakan tempat cuci tangan, pengaturan jaga jarak tempat duduk, wajib memakai masker, pengecekan suhu semua sudah dijalankan dengan baik.

Selain itu, pihaknya turut membantu masyarakat yang terdampak Covid -19 dengan memberikan bantuan paket sembako dan lainnya, Demikian juga, di pasar-pasar, pihaknya membantu pengadaan wastafel atau tiga tempat cuci tangan dalam satu wastafel.

Tak kalah pentingnya, guna melaksanakan apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo terkait relaksasi kredit, pihaaknya juga memberikan kemudahan itu kepada nasabah yang terdampak Covid-19.

"Kami melaksanakan dengan apa yang disebut Gadai Peduli, setiap nasabah yang terdampak itu dengan pinjaman maksimum Rp 1 Juta, tidak dikenakan denda sampai tiga bulan," sebutnya.

Ada juga produk yang ditawarkan adalah gadai prima di mana selama empat bulan, mereka tidak dikenakan biaya sewa modal.

Rupanya, sambutan positif dan antusiasma masyarakat terhadap produk Gadai Prima ini cukup besar. Tercatat, sampai bulan ini, nasabah yang menggunakan produk gadai prima di Denpasar mencapai 63.764 nasabah dengan uang pinjaman mencapai Rp42 Miliar.

"Kami telah memberikan diskon hammpir 400 sampai 500 juta rupiah, yang kami diskonkan selama empat bulan, nasabah mengembalikan sesuai pinjaman pokoknya saja," tegasnya didampingi Kepala Departemen Bisnis Alman Falupti dan Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar I Made Mariawan. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi