Peduli Dampak Corona, Komunitas Pekerja Musik Bali Siapkan Dapur Umum

Minggu, 07 Juni 2020 : 21.00
Mangupura - Asosiasi Pekerja Musik Bali (APMB) berencana mendirikan dapur umum di Jalan Cempaka Gading No.10, Banjar Giri Dharma, Desa Ungasan, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Pandemi Covid-19 telah berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sehinggga menggugah kepedulian APMB. Rencananya, peresmian dapur umum dilakukan Senin (8/6/2020) mulai pukul 10.00 WITA.

"Rencananya kegiatan sosial dapur umum akan berlangsung hingga satu bulan ke depan," kata Wakil Ketua Pelaksana Dapur Umum APMB Yustinus S. Kwuta, Minggu malam(7/6/2020). Aksi sosial dilaksanakan sesuai dengan protokol dapur umum COVID-19.

"Demi suksesnya kegiatan ini, kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak dalam membantu sesama," katanya.

Untuk pendanaan dapur umum tersebut bersumber dari POSPERA yang menyumbangkan bahan-bahan pokok untuk kemudian diolah dan dimasak di dapur umum tersebut.

Bahan makanan dibantu oleh Posko Pospera Dapur Umum Kaliasem Denpasar yang digagas:Pena98, Pospera Bali dan KNPI Bali.

Makanan yang dimasak kemudian dibagikan kepada para pekerja musik yang jadi anggota APMB dan keluarganya. "Setiap hari akan dimasak sekitar 300 bungkus makanan yang akan dibagikan kepada anggota dan keluarganya," ungkapnya.

Sembari mendapatkan bantuan awal dari Pospera, menurut dia, pihaknya juga akan berusaha mencari donatur dan sponsor agar kegiatan dapur umum ini tetap berlangsung.

"Apabila kami menerima banyak bantuan sosial dari donatur da sponsor lainnya, kami akan melakukan kegiatan yang sama untuk membantu saudara-saudara di lingkungan Ungasan dimana dapur umum ini berada," katanya.

Diketahui, Bali sebagai destinasi pariwisata dunia termasuk provinsi yang paling terdampak pandemi COVID-19. Sektor pariwisata yang menjadi sumber pendapatan di Pulau Dewata ini lumpuh akibat pandemi COVID-19.

Dampak ekonominya, banyak pekerja musik yang menggantungkan hidup dari kegiatan pariwisata kehilangan mata pencahariannya. Untungnya aku Yustinus, sejauh ini belum ada anggota APMB dan keluarganya yang diketahui terpapar virus COVID-19. (ahs)
Bagikan Artikel

Rekomendasi