Pasar Galiran Klungkung Ditutup, Pedagang Jalani Rapid Test Massal

Minggu, 21 Juni 2020 : 06.55
Menjelang penutupan Pasar Umum Galiran Senin 22 Juni sampai 24 Juni 2020, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra mengadakan Sosialisasi kepada para Pedagang, tukang suun, dan pembeli di Pasar Umum Galiran Sabtu (20/6/2020)/ist.

Semarapura
- Pemerintah Kabupaten Klungkung akan menutup Pasar Galiran guna memutus penyebaran pandemi virus corona-19 melalui penyemprotan disienfektan.

Menjelang ditutupnya Pasar Umum Galiran Senin 22 Juni 2020 sampai 24 Juni 2020, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra mengadakan Sosialisasi kepada para Pedagang, tukang suun, dan pembeli di Pasar Umum Galiran Sabtu (20/6/2020).

Dalam sosialisasi, Bupati Suwirta menyampaikan penutupan pasar sebagai langkah untuk memutus penyebaran pandemi virus corona-19, d imana belakang ini telah mengalami peningkatan yang begitu pesat.

"Saya menghimbau pedagang sebelum pasar agar para pedagang dapat membatasi stock barang yang cepat rusak agar meminimalkan kerugian yang diperoleh oleh para pedagang, pada saat pasar dalam keadaan tutup," tukasnya.

Saat pasar tutup, semua lorong pasar akan disemprot dengan air untuk membersihkan debu dan kotoran-kotoran, kemudian akan disemprot dengan desinfektan untuk menghilangkan virus COVID-19.

Para pedagang diimbau menaruh barang di tempat yang sudah disediakan dalam rangka meminimalkan kontak fisik ketika melakukan transaksi jual – beli barang pada saat pasar dibuka kembali  25 Juni 2020. Jam buka pasar menjadi 12 jam yakni dari pukul 06.00 pagi – pukul 18.00.

“Mari bersama-sama melaksanakan himbauan dari Pemerintah, yakinlah Pemerintah pasti berusaha memberikan yang terbaik,” seru Suwirta.

Ketika pasar dalam kondisi ditutup, pedagang pasar dan tukang suun akan mengikuti Rapid Test berlokasi di Terminal Galiran.

Suwirta mengharapkan agar seluruh pedagang dan tukang suun mengikuti tes karena hasil test rapid tersebut akan digunakan sebagai syarat dasar para pedagang dan tukang suun dapat kembali melakukan aktivitas jual beli di Pasar Galiran.

Semua pihak dihimbau untuk melaksanakan himbauan pemerintah berupa protokol kesehatan Pandemi Covid-19.

“Pedagang Pasar dan tukang suun wajib mengikuti Rapid, agar ketika pasar dibuka semua pedagang pasar dalam keadaan bersih dari Covid19 dan apabila pedagang dan tukang suun mengalami flu, pilek, dan panas agar jangan dulu beraktivitas di pasar,” imbuhnya.

Setelah sosialisasi Bupati Suwirta meninjau kelengkapan sarana Prasarana pasar terkait Protokol Kesehatan Pandemi Covid19 yang akan digunakan pada saat pasar dibuka kembali.

Sebelumnya dihari yang sama, Bupati Suwirta Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Klungkung beserta para anggota Satgas membahas kelengkapan Sarana dan prasarana yang akan digunakan ketika pasar disterilisasi dan ketika pasar dibuka kembali untuk memutus penyebaran Covid 19.

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Ardiasa dan Kepala UPT Pasar Komang Sugianta. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi