Pasar Galiran Dibuka, Bupati Suwirta Pulangkan Pedagang Tanpa Suket Rapid Test

Kamis, 25 Juni 2020 : 16.26
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka normal Pasar Umum Galiran yang sebelumnya ditutup selama tiga hari/ist.
Semarapura
- Para pedagang yang tidak membawa surat keterangan (Suket) hasil rapid test dipulangkan saat hendak berdagang di Pasar Umum Galiran yang kembali dibuka.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta membuka normal Pasar Umum Galiran yang sebelumnya ditutup selama tiga hari.

"Selama pasar ini ditutup sudah kami bersihkan, mohon para pedagang dan pembeli agar menjaga protokol kesehatan maupun kebersihan pasar ini dengan sebaik-baiknya sebagai upaya kita untuk memutus penyebaran covid-19," ujar Suwirta.

Suwirta didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Dandim 1610 Klungkung memantau situasi Pasar Umum Galiran, Kabupaten Klungkung, Kamis (25/6/2020).

Dalam pantuannya tersebut, sekitar pukul 06.00 wita Bupati Suwirta mengawali dengan memantau arah pintu masuk pasar yang berada di sisi barat.

Dia juga mengawasi para pedagang maupun pembeli untuk terus menjaga protokol kesehatan dengan baik terutama cara penggunaan pamakain masker yang benar.

"Dari pantauan di lapangan masih ada para pedagang yang kita pulangkan karena belum memiliki surat keterangan repid, maka dari itu sudah saya himbau untuk ke terminal mengambil nomor agar mengikuti repid test di GOR Swecapura," ucap Suwirta.

Pihaknya akan secara ketat melakukan pengawasan terutama dipintu masuk Pasar untuk mengecek suhu tubuh para pedagang maupun pembeli sebelum masuk ke Pasar.

Dari kepolisian juga ikut mensosialisasikan agar masyarakat selalu tertib memakai helm saat berkendara.

"Upaya ini akan terus kami lakukan kedepan agar masyarakat bisa terhindar dari wabah covid-19," ujar Bupati Nyoman Suwirta.

Ia berkeliling mengecek situasi pasar yang berada di dalam. Bupati tidak henti-hentinya mengingatkan seluruh para pedagang maupun pembeli agar tidak melakukan pelanggaran saat berjulan.

Gang-gang yang sudah dibersihkan dengan penyemprotan disenfektan dan sudah ditata rapi masih diisi barang oleh beberapa pedagang.

"Kedepan seluruh para pedagang agar bisa tertib berjualan dan jangan sampai ada yang melanggar. Upaya ini kami lakukan agar para pembeli tidak berdesak-desak dan pasar juga bisa terlihat rapi dan bersih," harapnya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi