Ombudsman Minta Dapur Umum Saat Pandemi COVID-19 Dipertahankan

Selasa, 30 Juni 2020 : 06.08
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab (kanan), mengunjungi dua dapur umum di Kota Denpasar, Senin 29 Juni 2020/ist
Denpasar -  Keberadaan dapur-dapur umum yang diinisiasi Pemkot Denpasar saat pandemi COVID-19 sangat dirasakan langsung warga karena itu harus dipertahankan selama pandemi sebagai bentuk konkrit pelayanan publik. 

Untuk melihat dari dekat bagaimana kondisinya,  Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, Umar Ibnu Alkhatab, mengunjungi dua dapur umum di Kota Denpasar, Senin 29 Juni 2020.

Kedua dapur umum yakni, Dapur Umum Posko Kemanusiaan di Jalan Kaliasem dan Dapur Umum Scholars of Sustenance di Sanur, diinisiasi oleh Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kota Denpasar yang menggandeng pihak lain.

Umar melihat langsung proses penyiapan nasi bungkus dan menyaksikan penyerahan bantuan dari Hiswana Kota Denpasar berupa beras dan tabung gas serta dari Korean Association Bali berupa 1,1 ton beras.

Semua pembiayaan berasal dari donasi dan corporate social responsibility beberapa perusahaan.

Dapur umum merupakan program pengembangan kemitraan yang disiapkam Bagian Kerjasama Setda Kota Denpasar sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam menghadapi pendemi covid 19 sekaligus merangsang jiwa gotong royong warga dalam membantu warga yang terdampak.

Umar mengapreisasi keberadaan dapur umum ini  sehingga dia berharap keberadaannya terus dipertahankan sepanjang masa pendemik ini berlangsung.

"Kami berharap, Pemkot Denpasar mengambil tugas sosial ini secara lebih luas dengan terus membangun kerja sama dengan pihak yang lebih luas lagi," tandas Umar.

Pihaknya melihat, keberadaan dapur umum sebagai bentuk riil dari pelayanan publik yang langsung dirasakan warga yang terdampak pendemik COVID-19. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi