KM Dharma Rucita Alami Insiden Kebocoran Lambung di Pelabuhan Padangbai

Sabtu, 13 Juni 2020 : 08.48
Insiden kebocoran pada bagian lambung itu hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di pelabuhan/Basarnas Bali
Amlapura - Saat hendak sandar di Pelabuhan Padangbai KM Dharma Rucitra III diduga mengalami kebocoran lambung pukul 21.50 Wita Jumat 12 Juni 2020.

Insiden kebocoran pada bagian lambung itu hingga mengakibatkan kapal dalam posisi miring ketika tiba di pelabuhan. Kapal dengan bobot 1.444 gross ton itu berangkat dari Pelabuhan Lembar, Lombok Nusa Tenggara Barat.

Berdasarkan laporan kronologis yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menyebutkan bahwa dugaan sementara kapal naas tersebut bocor kurang lebih pada pukul 21.20 Wita.

Saat melakukan manuver untuk sandar kapal tersebut mengalami kemiringan, kemudian air laut mulai masuk ke lambung kapal.

"Ketika hampir berhasil sandar kapal mengalami kegagalan mesin, sehingga lambung kapal menyentuh dasar dermaga dan miring ke sebelah kanan," jelas Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada dalam keterangan resminya Sabtu (13/6/2020).

Dia mengatakan bahwa KM Dharma Rucitra III mengangkut 66 orang, yang terdiri dari 43 orang penumpang, 5 orang pedagang di kapal dan 18 ABK.

"Seluruh POB terevakuasi dalam keadaan selamat dan langsung melakukan pengecekan kesehatan oleh pihak KP3 Pelabuhan Padangbai," jelas Darmada.

Pelapor atas nama Darma, Polair Padang Bali juga menyebutkan ada beberapa kendaraan yang terjebak di dalam kapal diantaranya 10 unit truk besar, 3 unit truk sedang, 3 unit kendaraan kecil, 8 unit tronton dan 5 unit roda dua.

Gede Darmada bersama Kepala Seksi operasi Basarnas Bali mendatangi langsung tempat kejadian dan memastikan seluruh POB telah terevakuasi dan melihat kondisi kapal yang saat itu sudah 50% tenggelam.

"Penyebab kapal alami kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak yang berwenang," tutup Darmada. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi