Inilah Berbagai Terobosan Gubernur Bali Tangani Dampak Ekonomi Akibat Covid-19

Minggu, 14 Juni 2020 : 22.44
CSR dari PT Bank Negara Indonesi (BNI) berupa 2.000 paket bahan pangan, yang diserahkan oleh Pimpinan BNI Kantor Wilayah Bali - Nusra, I Made Sukajaya secara simbolis, Minggu di kediaman Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar Minggu (14/6/2020).
Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster terus mencari berbagai terobosan dalam upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19 termasuk terhadap yang mengimbas langsung perekonomian masyarakat.

Guna membantu meringankan beban perekonomian masyarakat itu selain mengandalkan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali, juga menggandeng BUMN dan pihak swasta lain melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selain itu, mengajak individu yang memiliki penghasilan berlebih untuk berkontribusi menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Salah satunya melalui bantuan CSR dari PT Bank Negara Indonesi (BNI) berupa 2.000 paket bahan pangan, yang diserahkan oleh Pimpinan BNI Kantor Wilayah Bali - Nusra, I Made Sukajaya secara simbolis, Minggu di kediaman Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Minggu (14/6/2020).

Koster mengatakan apresiasinya terhadap komitmen PT BNI dalam membantu masyarakat Bali.

"Terima kasih atas kepedulian PT BNI yang telah ikut berkontribusi melalui bantuan CSR-nya kepada masyarakat Bali, yang saat ini memang sedang membutuhkan bantuan pangan, sebagai akibat dampak dari Covid-19,” ujarnya.

Bantuan tersebut akan segera disalurkan secara transparan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga dapat meringankan beban ekonomi yang mereka tanggung.

Musibah yang terjadi saat ini merupakan tanggungjawab bersama. Untuk itu merupakan kewajiban kita pula untuk bersama-sama membantu masyarakat melewati masa-masa yang sulit ini.

"BNI telah mengambil peran yang sangat baik. Bantuan ini merupakan sebuah gambaran bahwa semua komponen di Bali terus bergerak berupaya keras, secara bersama-sama berada di sisi masyarakat. Mari kita berdoa semoga pandemi ini cepat berlalu,” ungkapnya.

Secara khusus Gubernur Koster menyatakan apresiasinya atas pergerakan sosial kemanusiaan yang dilakukan baik individu atau lembaga selama masa pandemi.

“Selain bantuan resmi dari pemerintah, baik pusat dan daerah, selama ini saya sudah lihat banyak masyarakat atas nama pribadi maupun lembaga dengan semangat gotong-royong menyalurkan bantuan kepada sesamanya.

Ini sebagai bukti rasa kepedulian, rasa senasib sepenanggungan di tengah musibah ini. Gubernur selaku pemerintah mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya.

Semoga kondisi ini bisa menjadi loncatan untuk membangun Bali secara bersama-sama ke arah yang lebih baik, tanpa harus saling menyalahkan satu sama lain,” kata mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Pimpinan BNI Kantor Wilayah Bali - Nusra, I Made Sukajaya mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari program BNI Berbagi.

Jadi, BNI juga ikut berpartisipasi mengambil peran untuk mendukung kegiatan Pemprov Bali. Yakni dengan selain dalam bentuk penerapan protokol kesehatan di perkantoran, juga dalam bentuk penyaluran bantuan sosial.

“Penyerahan bantuan ini merupakan kelanjutan komitmen PT BNI serupa dengan bantuan yang sudah pernah diserahkan sebelumnya, dalam upaya membantu meringankan dampak ekonomi masyarakat Bali,” ungkapnya.

Bantuan berupa 2.000 paket bahan pangan yang disalurkan diantaranya terdiri dari beras, minyak goreng, mie instant dan telor.

"Pendistribusiannya kami serahkan kepada Pemprov Bali tentu saja karena pemerintah lebih tahu mana saja masyarakat yang lebih berhak. Tentunya berdasarkan data yang valid. Semoga pandemi Covid-19 segera cepat berakhir, dan semoga kita bisa melewatinya bersama-sama,” harap Sukajaya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi