Dandim Tabanan: Jangan Lengah dan Patuhi Protokol Kesehatan

Sabtu, 27 Juni 2020 : 10.56
Letkol Inf Toni Sri Hartanto  mengingatkan masyarakat agar jangan sampai lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan saat pandemi Virus corona Covid-19/ist
Tabanan
- Letkol Inf Toni Sri Hartanto  mengingatkan masyarakat agar jangan sampai lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan saat pandemi Virus corona Covid-19.

Letkol Inf Toni Sri Hartanto melaksanakan Sholat Jumat bersama Jamaah Masjid Agung Tabanan Tabanan,menyampaikan arahan dan himbauan kepada Umat Musli Kabupaten Tabanan telah membuka kembali tempat ibadah untuk dapat digunakan secara resmi oleh masyarakat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di masa Pandemi COVID-19 ini.

Sebelum Sholat Jumat dimulai  Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni di depan para jamaah menyampaikan arahan dan himbauan kepada Umat Muslim yang hadir bahwa sejak 22 Juni 2020 lalu Pemerintah Kabupaten Tabanan telah membuka kembali tempat ibadah untuk dapat digunakan secara resmi oleh masyarakat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan di masa Pandemi COVID-19 ini.

Walau demikian masyarakat dan para jamaah tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah untuk melindungi diri kita semua dari COVID-19 yang sedang mewabah di Indonesia saat ini.

"Kita semua berharap semoga dengan dibukanya kembali peribadatan semoga COVID-19 berakhir dan aktivitas masyarakat kembali normal seperti waktu-waktu sebelumnya. Jangan sampai lengah dan mengabaikan protokol kesehatan untuk keselamatan kita semua", tegas Dandim. 

Dalam menyongsong kehidupan new normal ini, masyarakat harus produktif, tetapi tetap utamakan jaga kesehatan, untuk itu masyarakat dihimbau untuk mendukung pemerintah dalam memerangi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah disosialisasikan dengan cara rajin cuci tangan pakai sabun di air mengalir, wajib pakai masker, jaga jarak (physical dan social distancing), PHBS (pola hidup bersih dan sehat), rajin berolahraga, makan-makanan yang bergizi seimbang serta tetap melakukan Sholat memohon kepada Allah agar Pandemi COVID-19 ini segera berlalu. 

Ditambahkannya, dalam pelaksanaan Sholat ke Masjid juga harus memenuhi protokol kesehatan yang dimaksud diantaranya Wudhu dari rumah, menggunakan Sajadah atau alat sujud sendiri, mengikuti pengukuran suhu tubuh sebelum masuk Masjid dan tetap jaga jarak selama di dalam Masjid serta untuk sementara jangan bersentuhan.

"Penutupan dan pembukaan Masjid dilakukan oleh pemerintah adalah untuk melindungi warganya dari Wabah COVID-19, jadi mari kita dukung dan patuhi himbauan pemerintah demi keselamatan bersama", pungkas Dandim.

Sementara Takmir Masjid Haji Latief dalam khotbahnya menyampaikan terima kasih, khususnya kepada Dandim 1619/ Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto yang telah mengapresiasi Umat Muslim sekaligus ikut bareng melaksanakan Sholat Jumat .

"Jumat kali ini ada yang berbeda karena di tengah COVID-19 harus tetap mengedepankan standar keselamatan seperti yang telah disampaikan Dandim di depan tadi", paparnya.

Lebih lanjut takmir menyampaikan pelaksanaan Sholat Jumat ini masuk  dalam pemantauan dan jika selanjutnya para jamaah tidak taat akan himbauan pemerintah dengan tidak melaksanakan protokol kesehatan ada kemungkinan akan di tutup kembali.(lif
Bagikan Artikel

Rekomendasi