Cegah Corona, 201 ABK di Pelabuhan Serangan Jalani Rapid Test

Sabtu, 13 Juni 2020 : 17.23
Gugus  Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Denpasar melakukan Rapid-test kepada 201 orang ABK dan tenaga kerja kapal yang berlabuh di Pelabuhan Serangan Denpasar, Sabtu (13/6/2020)/ist.

Denpasar- 
Dalam Upaya pencegahan Covid-19 Gugus  Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Denpasar melakukan Rapid-test kepada 201 orang ABK dan tenaga kerja kapal yang berlabuh di Pelabuhan Serangan Denpasar, Sabtu (13/6/2020).

Seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang berlabuh di Pelabuhan Serangan ditemukan satu orang hasilnya reaktif setelah dilakukan rapid test. 

Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan, rapid test ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 mengingat ABK-ABK tersebut telah lama bekerja di kapal. Sehingga kemungkinan bisa terpapar Covid-19.

“Mengatisipasi penularan Covid-19 ketika mereka turun ke darat maka kami lakukan Rapid test kepada ABK dan tenaga kerja kapal,” ungkap Sriawan.

Proses rapid test berlangsung sejak kemarin dengan jumlah 101 orang dengan hasil satu orang reaktif. Untuk Rapid Test kali ini diikuti 100 orang hasilnya semua non reaktif. Untuk  hasilnya reaktif kemarin telah di swab test hari ini, sambil menunggu hasil swab orang tersebut melakukan karantina di kapal. 

Mengingat crew kapal maupun agen kapal yang ada di Pelabuhan Serangan tidak melakukan pendataan dengan baik sehingga ada 15 orang tercecer. Maka bagi 15 orang yang belum ditest hari ini akan  mengikuti rapid test  besok Minggu 14 Juni.

Untuk mencegah penularan pihaknya mengimbau agar agen kapal di kawasan  yang ada di seluruh Kota Denpasar untuk mendata crew kapalnya yang masih ada dikapal baik sebagai awak crew kapal itu sendiri maupun tukang-tukang yang disuruh memperbaikin kapal. Hasil pendataan agar segera laporkan ke Dishub Kota Denpasar.

Sebelum rapid test ini dilakukan pihaknya bersama Bumda Serangan dan  Lurah Serangan, Camat Denpasar Selatan  TNI, Polri dan angkatan laut  melakukan pendataan  kepada seluruh kapal yang ada di Pelabuhan Serangan.

Pihaknya juga akan melakukan pendataan  beberapa titik kapal yang ada di Pelabuhan Sanur.  Hal itu dilakukan karena Pelabuhan Sanur maupun Serangan menjadi salah satu pintu masuk ke Kota  Denpasar.

Sriawan menambahkan ditemukan satu orang yang hasil rapid testnya reaktif  pihaknya bersama satgas Kelurahan Serangan akan melakukan pengawasan secara ketat agar ABK-ABK tidak keluar dari kapal dan berkeliaran. Selain itu Kelurahan Serangan juga telah menutup  akses operasional di tiga dermaga kecil yang ada di Serangan, yang dibuka hanya pintu darmaga utama. (riz)
    
Bagikan Artikel

Rekomendasi