Buang Sampah Diluar Jadwal, Bupati Suwirta Ingatkan Ancaman Pidana Kurungan Tiga Bulan

Kamis, 11 Juni 2020 : 18.44
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta hadir dalam rapat kecil bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Diskominfo serta Satpol PP Kabupaten Klungkung diruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (11/6/2020)/ist
Semarapura - Masyarakat diingatkan agar mematuhi Perda Kabupaten Klungkung Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah karena pelanggaran atas aturan itu diancam pidana kurungan tiga. bulan.

Mulai Jumat besok sanksi tegas akan diberikan terhadap pelanggar pembuangan sampah yang tidak sesuai dengan jadwal. Sanksi yang diberikan berupa ancaman kurungan hingga denda puluhan juta rupiah.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menegaskan hal itu dalam rapat kecil bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Diskominfo serta Satpol PP Kabupaten Klungkung diruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (11/6/2020).

Bupati Suwirta menyampaikan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat jika ada yang membuang sampah tidak sesuai dengan jadwal.

Peraturan tersebut sesuai dengan Perda Kabupaten Klungkung Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. Untuk jam pembuangan sampah pada pukul 06.00-07.00 wita setiap harinya.

Sampah organik bisa dibuang pada hari Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu. Sedangkan sampah an organik atau sampah plastik dibuang pada hari Senin dan Jumat.

“Masyarakat kami harapkan bisa mematuhi jadwal tersebut dan sampah wajib dipilah dari rumah masing-masing,” tegas Bupati Suwirta. Pihaknya berharap upaya yang telah dilakukannya ini senantiasa bisa didukung bersama-sama oleh seluruh masyarakat Klungkung.

Ditengah situasi pendemi covid-19 saat ini pihaknya mengajak masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dengan cara bisa membuang sampah tepat waktu sesuai dengan aturan yang sudah diberikan.

Jika ada yang melanggar atau tidak mematuhi jadwal tersebut, Bupati mengatakan akan ada ketentuan pidana berupa ancaman kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

“Mari ciptakan Klungkung yang bersih dan sehat,” harap Bupati Suwirta. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi