Bamsoet: Agar Kepercayaan Dunia Pulih, Bali Harus Prioritaskan Penanganan Covid-19

Kamis, 25 Juni 2020 : 06.48
Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Ketua MPR RI Bambang Susatyo (Bamseoet) di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha Denpasar, Rabu (24/6/2020)/ist.
Denpasar -  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan untuk mendapatkan kembali kepercayaan dunia internasional maka penanganan Covid-19 harus mendapat prioritas Pemerintah Provinsi Bali.

Dia berharap, masyarakat Bali bisa segera terbebas dari pandemi covid-19 sehingga bisa menjalani kehidupan lebih baik lagi.

Karenanya, untuk mendukung pemutusan penyebaran Covid-19, pria yang disapa Bamsoet itu memberikan bantuan alat rapid test kepada Pemrov Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster disela waktu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) dan diskusi dengan Ketua KPK RI, Komjen Pol. Firli Bahuri melalui video conference (Vicon) berkaitan pelaksanaan penanganan dan pencegahan Covid-19, khususnya soal penyaluran dana bantuan sosial (Bansos) menerima kunjungan Bamseoet di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha Denpasar, Rabu (24/6/2020).

Bambang Soesatyo bersama Gerakan BS Bali menyumbang alat kesehatan ke Pemerintah Provinsi Bali berupa 5.000 rapid test.

"Bantuan ini saya harapkan bisa membantu upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Bali. Semakin banyak warga yang di test, akan semakin besar peluang keluar dari pandemi Covid 19," ujar pria yang lebih dikenal dengan panggilan Bamsoet ini.

Bamsoet menyampaikan kunci utama memutus mata rantai covid-19 adalah melalui tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian).

"Sebagai daerah yang perekonomiannya disumbang dari sektor pariwisata, pandemi Covid-19 sangat memukul rakyat Bali," ujar Wakil Ketua Kadin ini.

Pada tahun 2019 lalu ada lebih 6,2 juta wisatawan asing yang datang ke Bali. Di awal tahun 2020, jumlah kunjungan wisatawan asing masih cukup baik, namun sejak ditemukan pasien positif Covid-19 di Bali (Maret 2020), jumlah wisatawan turun drastis.

Mantan Ketua DPR RI ini menilai, dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19 di Bali lebih dahsyat dibandingkan Bom Bali 2002 maupun Krisis Global 2008.

"Agar kepercayaan internasional terhadap Bali cepat pulih, maka penanganan Covid-19 harus menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Bali," ujarnya.

Dia menekankan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengoperasikan rumah sakit khusus Covid-19, sehingga pasien postif Covid-19 tidak berada dalam satu rumah sakit yang sama dengan pasien akibat penyakit lainnya.

Bamsoet menambahkan, mengingat berbagai negara belum memberlakukan penerbangan internasional secara penuh, proses pemulihan ekonomi Bali dari wisatawan asing juga tak akan berlangsung cepat. Karenanya sangat penting bagi Bali untuk memaksimalkan pelayanan terhadap wisatawan domestik.

Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung bantuan tersebut di Jayasabha. Diselingi obrolan santai dan penuh persahabatan, Koster menyambut baik bantuan alat rapid test yang diberikan Bamsoet dan Gerak BS Bali. 

Ketua DPD PDIP Bali ini menegaskan, bantuan Bamsoet sangat bermanfaat ditengah peningkatan kebutuhan alat untuk pelaksanaan rapid test sebagai langkah penanganan Covid-19 di Bali. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi