6 S Jadi Kunci Pelayanan KKP di Era New Normal

Minggu, 07 Juni 2020 : 16.02
Jakarta - Dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan sejumlah langkah guna menyambut era normal baru di masa pandemi covid-19.

Salah satu di antaranya menggelar 'Virtual Training Budaya Pelayanan Prima bagi Petugas Pelayanan Publik Frontliner KKP”.

Pelatihan daring yang diselengarakan Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) ini diikuti oleh 683 peserta yang berasal dari 153 Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM, Teguh Samudro mengungkapkan dalam tatanan normal baru, petugas pelayanan perlu menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi akibat adanya pandemi Covid-19.

Salah satu hal yang mengalami perubahan adalah budaya pelayanan yang sebelumnya harus menjalankan sikap 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun), berbah menjadi 6 S (Safety, Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun).

"Safety menjadi sikap yang paling utama dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat, baik safety untuk petugas maupun safety untuk masyarakat pengguna jasa,” kata Teguh, Jumat (5/6/2020).

Pemateri kegiatan ini berasal dari internal KKP seperti Inspektur IV Inspektorat Jenderal KKP, Teuku Nilwan, kemudian Kepala Biro SDMA, Sekretariat Jenderal KKP, Umi Windriani serta narasumber khusus Adriana Eko Susanti (Direktur Utama PT Lintas Mitra Sejahtera).

Pelatihan virtual berlangsung selama dua hari. Di hari pertama, Kamis 4 Juni diisi oleh Inspektur IV, Kepala Biro SDMA dan Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan.

Dalam paparannya tentang 'Reformasi Birokrasi Area Pelayanan Publik', Inspektur IV, Inspektorat Jenderal KKP, Teuku Nilwan mengungkapkan penilaian reformasi birokrasi area pelayanan publik di KKP mengalami peningkatan, baik dari segi pengungkit maupun survei eksternal masyarakat.

Di hari yang sama, pemateri Andriana Eko Susanti yang berbicara tentang manajemen stress.

“Pada masa pandemi Covid-19, tingkat stress pegawai pasti akan meningkat, maka perlu dilakukan manajemen tingkat stress untuk meningkatkan mood dan daya tahan tubuh,” jelasnya.

Sementara di hari kedua, Andriana Eko Susanti yang menyampaikan materi tentang “Handling Complaint” dan Komunikasi dengan metoda NLP”.

Materi tersebut diapresiasi para peserta virtual training. Selain disampaikan dengan menarik, materi tersebut dapat menambah pengetahuan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masayarakat.

Bahkan materi-materi dari narasumber khusus dianggap dapat meningkatkan mood dalam menjalankan tugas pelayanan pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Ke depan, KKP melalui Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik KKP, baik melalui pelatihan peningkatan kompetensi kepada petugas, peningkatan sarana dan prasarana pelayanan dan digitalisasi pelayanan. (ahs)
Bagikan Artikel

Rekomendasi