Program Sosial BI Bali, Bagikan APD dan Sarana Kesehatan Hingga Sembako

Selasa, 12 Mei 2020 : 20.11
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho berharap, bantuan doberikan dapat bermanfaat bagi seluruh warga terdampak covid-19/Kabarnusa
Denpasar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi virus corona Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Kantor Perwakilan Provinsi Bali memberikan paket APD dan sarana kesehatan (APD One Set, Masker N95 hingga paket sembako.

Sejak awal Maret 2020, virus corona Covid-19 mulai mewabah di Indonesia. Per 11 Mei 2020, 14.265 kasus terkonfirmasi secara nasional. 2.881 orang sembuh, 991 orang meninggal dan 10.393 kasus aktif (pasien positif dalam perawatan).

Di Bali pada periode yang sama tercatat 314 kasus covid-19 terkonfirmasi. 210 orang sembuh, 4 orang meninggal dan 100 kasus aktif. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho mengungkapkan, dampak ditimbulkan oleh Covid-19 cukup kuat terhadap kehidupan masyarakat Bali.

Terjadi kelangkaan sarana/prasarana penunjang kesehatan untuk masyarakat, seperti masker, hand sanitizer, sabun antiseptik, disinfektan, dan multi vitamin.

"Kelangkaan ini berpotensi mengakibatkan masyarakat rentan tertular/menularkan covid-19 kepada masyarakat lainnya," tandasnya dalam sambutan Program Sosial Banl Indonesia (PSBI) di kantor BI Bali, Renon, Denpasar, Selasa (12/5/2020).

Selain itu juga terjadi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal.

BI tidak berdiam diri, melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), KPwBI Provinsi Bali telah melakukan pemberian paket APD dan sarana kesehatan (APD One Set, Masker N95, Termal Gun, Masker Bedah, Sarung tangan latex, Handsanitizer) kepada gugus tugas covid-19 di Kota Denpasar.

Bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali, kami juga telah menyalurkan paket APD dan sarana kesehatan serta paket sembako ke RSUP Sanglah, RSUD Wanganya, dan RSUD Klungkung.

Pihaknya bersinergi dengan BMPD Provinsi Bali dan Anggota Komisi XI DPR-RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya dalam penyaluran paket sembako dan sarana kesehatan kepada gugus tugas covid-19 di Kabupaten. Gianyar, Buleleng, Bangli, Jembrana dan Kab. Karangasem.

"Kami menyalurkan 1.300 paket sarana kesehatan dan sembako yang terdiri dari 3 pcs masker kain, 10 kg beras, 3 kg gula pasir dan 3 kg minyak goreng. Selain itu, kami juga akan menyalurkan 5.000 pcs masker kain kepada warga yang terdampak covid-19," sebutnya.

Demikian juga, pada kegiatan kali ini, bekerja sama dengan banjar dan desa yang ada di lingkungan kantor, rumah jabatan dan rumah dinas KPwBI Provinsi Bali.

Dua desa dan dua banjar yang terlibat, yaitu Desa Adat Yang Batu dan Desa Dangin Puri Kangin yang mewilayahi kantor BI Bali dan rumah jabatan KPwBI Provinsi Bali serta Banjar Tega dan Banjar Antap yang menaungi rumah dinas BI Bali di daerah Tonja dan Panjer.

Masing - masing desa dan banjar ini akan mendapatkan 100 paket sarana kesehatan dan sembako untuk disalurkan kepada warganya yang terdampak covid-19.

Pihaknya menggandeng beberapa lembaga seperti ACT Foundation Bali, STAI Denpasar, Yayasan Lengis Hijau, PWI Bali, PW Muhammadiyah Denpasar, dan Paguyuban Wathan Lamahala dalam penyaluran 900 paket sarana kesehatan dan sembako lainnya kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di seluruh wilayah Bali.

"Untuk penyaluran 5.000 masker kain, kami bersinergi dengan Majelis Desa Adat Provinsi Bali yang akan membagikan masker tersebut ke seluruh desa adat," imbuhnya dalam acara yang dihadiri pula Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhattab.

Trisno berharap agar bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi seluruh warga yang terdampak covid-19. Mari kita bersama-sama bersinergi untuk mengatasi covid-19 karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tapi merupakan tanggung jawab kita semua. (rhm)

Rekomendasi