Perangi Corona, Kampung Cempluk Malang Sukses Terapkan PSBB Lokal

Minggu, 17 Mei 2020 : 11.10
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Danrem 083/Baladhika Jaya mengunjungi kampung cempluk Kecamatan Dau, Kota Malang/ist.
Malang - Keberadaan kampung cempluk atau yang mulai dikenal dengan sebutan kampung tangguh di Kota Malang Jawa Timur menyita perhatian publik karena dinilai mampu memerangi pandemi corona.

Kampung tangguh tersebut, berada di Kecamatan Dau, Kota Malang. Tal heran, atas suksesnya itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Danrem 083/Baladhika Jaya mengunjungi kampung tersebut.

“Kampung cempluk ini sukses menerapkan PSBB lokal. Ini menjadi penguat penta helix. Karena, binaannya langsung riil ke masyarakat,” jelas Khofifah, Sabtu, 16 Mei 2020.

Selain memerangi Covid-19 saja, kampung itu juga memberikan berbagai manfaat positif di masyarakat, salah satunya ialah pembekalan mengenai tata cara penanganan wabah Korona.

“Institus RW menjadi pengikat solidaritas masyarakat. Kampung cempluk ini bisa dijadikan percontohan,” bebernya.

Sementara itu, Kolonel Zainuddin mengungkapkan jika kampung tangguh, sejatinya ialah membangun sebuah sistem ketahanan wilayah yang berbasis masyarakat.

Kata Danrem, masyarakat mempunyai kemandirian dalam upayanmencegah penyebarluasan wabah Korona.

Bahkan, kampung yang digagas oleh pihak Universitas Brawijaya bersama para relawan bersatu melawan Corona itu, dijadikan model dalam penerapan PSBB di Malang Raya.

“Sehingga, masyarakat tidak tergantung dengan aparat. Karena, memiliki keahlian masing-masing,” demikian Zainuddin. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi