Mandi di Sungai, Warga Tulikup Terseret Arus Hingga Pantai Lebih

Kamis, 28 Mei 2020 : 00.00
Penyisiran Tim SAR gabungan melaukan pencarian dengan penyelaman ataupun di permukaan air sungai/Basarnas Bali
Gianyar - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang warga yang terseret arus di Sungai Sangsang Pantai Lebih Gianyar. Korban Putu Angga Wisargawan (20) sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan.

"Dalam proses pencarian tim SAR gabungan telah menurunkan 8 orang penyelam dari Basarnas Bali dan Polairud Polda Bali," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Gede Darmada.

Penyisiran sejak pukul 11.00 Wita dengan penyelaman ataupun di permukaan air sungai. Menurut Darmada keberhasilan operasi SAR hingga korban bisa ditemukan, berkat kerja sama yang baik antara unsur SAR termasuk masyarakat setempat.

Jenasah Angga ditemukan pada kedalaman kurang lebih 5 meter. "Masyarakat setempat yang waktu itu membantu pencarian tanpa sengaja kakinya menyentuh tubuh korban, langsung diselami dan didapati jenasah korban," jelas Darmada.

Kondisi air sungai mulai surut apabila dibandingkan dengan pagi hari, dimana saat dimulainya pencarian. Sebelumnya tim penyelam sempat mencari di titik penemuan tersebut, namun tidak ada dilihat tanda-tanda korban.

"Karena pergerakan arus yang dinamis, ombak datang dari arah laut, mengakibatkan jenasahnya terombang ambing arus bawah," tuturnya. Selanjutnya jenasah langsung dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulance PMI Kabupaten Gianyar.

Sebelumnya seorang warga Banjar Kaja Kauh Tulikup, Kabupaten Gianyar terseret ombak di hilir Sungai Sangsang Pantai Lebih, Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 08.15 Wita.

Sebelum kejadian, Angga sedang berenang bersama 7 orang lainnya. Karena letak sungai berbatasan langsung dengan pantai, ombak kuat menyeret mereka. 7 orang lainnya berhasil menyelamatkan diri, nahas Angga tenggelam terseret arus hingga ke pantai. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi