Jalani Karantina di Hotel Kyriad, PMI Rasakan Kenyamanan dan Persaudaraan

Senin, 25 Mei 2020 : 23.07
Hotel Kyriad Royal Seminyak/ist
Mangupura - Saat menjalani karantina para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Tabanan merasakan bagaimana kenyamanan dan suasana persaudaraan terbangun di Hotel Kyriad Royal Seminyak, Kuta.

Hingga saat ini, sekitar 180 PMI asal Tabanan yang menjalani karantina di hotel bintang tiga beralamat di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta, Badung.

GM Cluster Hotel Kyriad Royal Seminyak Tri Pamudji, menjelaskan kesiapan pihaknya dalam melayani para pekerja migran saat dikarantina sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona, Covid-19.

"Begitu saudara-saudara kita PMI datang dari LPMP Denpasar, dinyatakan hasil pemeriksaan negatif, maka PMI kami arahkan ke hotel," jelasnya, Senin (25/5/2020).

Tentunya, langkah koordinasi telah dilakukan dengan aparatur terbawah mulai Desa Adat dan Dinas, kemudian pihak terkait, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baik Kabupaten Tabanan dan Badung maupun Provinsi Bali.

"Mereka datang dengan memperhatikan protokol kesehatan, sejak tiba dilakukan penyemprotan disinfektan terhadap barang bawaan, pengecekan suhu tubuh hingga tetap menjaga social distancing, jaga jarak," jelasya.

GM Cluster Hotel Kyriad Royal Seminyak Tri Pamudji/ust
Koodinator Volunteer I Putu Caka Martadinata N menambahkan, begitu selesai menjalani pemeriksaan dan diberikan pengarahan selama proses karantina di hotel, mereka langsung dipersilakan ke kamar, satu orang satu kamar tidur.

Semua kamar disiapkan layaknya kamar hotel yang bersih dan nyaman. Dilengkapi air panas, tempat membuat minuman teh atau kopi dan dispencer. Pendek kata, selama tinggal di hotel, para PMI dijamin kenyamanannya.

Untuk keperluan sehari-hari, mereka menyiapkan sendiri seperti sabun pasta gigi yang biasanya disiapkan dari keluarga mereka saat datang.

Pihak keluarga tidak diperkenankan berinteraksi langsung atau menjenguk PMI, hanya sampai di garis batas depan hotel. Petugas nantinya, yang akan mengantarkan makanan, minuman atau barang yang dibawa saudara atau keluarga ke masing-masing PMI.

Selain memberikan pelayanan yang nyaman, dari sisi keamanan, juga dijaga 24 jam oleh petugas keamanan hotel, Polisi, TNI, Satpol PP. Juga, rutin patroli pihak desa guna memberikan rasa aman dan memastikan PMK tetap berada di hotel selama karantina.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh stakholder yang terlibat dalam penanganan Cpvid -19," tandas Caka.

Koodinator Volunteer I Putu Caka Martadinata N/ist
Salah seorang PMK asal Surabrata, Selamadeg Barat, Tabanan, I Made Jhon mengaku nyaman selama menjalani karantina di Hotel Kyriad Royal. Dia menceritakan, saat pulang ke Bali dari Kapal Pesiar Jerman, harus sandar di Jakarta kemudian menempuh perjalanan darat naik bus ke Bali.

"Kami mengikuti semua apa ketentuan dan anjuran pemerintah selama proses karantina 14 hari," tutur pria yang sudah enam tahun bekerja di kapal pesiar ini.

Suasana kenyamanan juga dirasakan selama di hotel, sehingga membuatnya merasa betah meskipun harus bersabar menunggu bisa bertemu keluarga di kampung. "Suasana nyaman, tempatnya bagus, bersih, semua fasilitas sudah disediakan sesuai standar", akunya.

Untuk mengusir kejenuhan selama karantina, dia bersama teman-temannya sesama PMK mengisi kegiatan olagraga senam maupun kegiatan ringan have fun lainnya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi