Hari Ini 31 PMI Asal Tabanan Selesai Jalani Karantina di Hotel

Minggu, 10 Mei 2020 : 20.40
PMI asal Tabanan yang selesai menjalani karantina di hotel selama 14 hari dan diijinkan pulang ke rumah masing-masing
Tabanan - Setelah 14 hari menjalani karantina di Hotel Kyriad di Kawasan Seminyak Badung, 31 Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) asal Tabanan terdiri dari 3 laki laki dan 28 perempuan diijinkan pulang ke rumahnya masing-masing di Tabanan, Minggu (10/5/2020).

Mereka dijemput pihak Dinas Perhubungan selaku Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Tabanan menggunakan 3 unit bus Trans Serasi dari Hotel menuju Terminal Kediri di Desa Banjar Anyar.

Setibanya di Terminal Kediri, mereka secara simbolis diterima Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan I Putu Santika, selanjutnya diserahkan pihak keluarga yang telah menjemputnya di Terminal Kediri.

Patuhi protokoler kesehatan di wilayah masing-masing selama melaksanakan karantina di rumah.

"Apabila ada kejadian yang menonjol terkait kesehatan, laporkan diri anda dengan satgas dan petugas dinas kesehatan terdekat. Selamat melaksanakan istirahat di rumah," pesan Putu Santika kepada para PMI yang hendak pulang ke rumah.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 kabupaten Tabanan I Gede Susila dalam rilisnya mengemukakan, PMI yang dipulangkan telah selesai menjalani masa karantina selama 14 hari dan berdasarkan hasil Rapid Test dinyatakan negatif.

Saat ini PMI asal Tabanan yang masih menjalani karantina di hotel yang ada di Tabanan maupun luar Tabanan berjumlah 134 orang. "Terdiri dari 99 orang laki-laki dan 35 perempuan. Mereka yang dikarantina kondisinya sehat dan tidak ada keluhan," katanya.

Terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Tabanan, berdasarkan data terakhir ada tiga orang yang terkonfirmasi positif yang dirawat dan diisolasi di RS PTN Udayana Badung 1 orang, di RSP Sanglah Denpasar 1 orang dan di UPT RS Nyitdah Tabanan 1 orang.

Sedangkan pemantauan surveilans atau PMI yang melakukan isolasi mandiri ada 142 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 2 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 3 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 7 orang.

"Jumlah PDP hari ini ada penambahan 2 orang dari sebelumnya berjumlah 5 orang menjadi 7 orang yang semuanya diisolasi dan dirawat di UPT RS Nyitdah," katanya.

Ketua Gugus Tugas juga menghimbau, adanya kerjasama seluruh masyarakat Tabanan agar tetap melakukan isolasi mandiri, tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak sekali, menjalankan pola hidup bersih sehat, selalu rajin mencuci tangan dan menjaga jarak, menghindari kerumunan.

"Selain itu, selalu berpikiran positif dalam menghadapi situasi ini dan sangat diwajibkan untuk menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah," sarannya.

Kepada Satgas gotong royong sebagai Satgas terdepan di masing masing desa adat, dihimbau untuk ikut memantau warganya baik berstatus OTG, ODP khususnys terhadap warga Pekerja Migran Indonesia yang baru pulang.

Mereka diharapkan, agar disiplin melaksanakan protokol isolasi mandiri dengan tidak keluar rumah sesuai protokol kesehatan dengan melibatkan serta berkoordinasi dengan baik dengan pecalang, Babinkamtibmas, Babinsa dan petugas kesehatan di masing masing desa. (gus)
Bagikan Artikel

Rekomendasi