Gugus Tugas Covid-19: Hasil Rapid Test Desa Abuan Bukan untuk Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2020 : 00.00
Denpasar - Terkait hasil rapid test di Banjar Serokadan, Desa Abuan Kabupaten Bangli tidak untuk diperdebatkan karena baru pada tahap screening awal.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra meminta masyarakat untuk tidak berpolemik terkait hasil rapid test Desa Abuan.

"Sebab hasil rapid test hanya screening awal, namun hasil valid seseorang terinfeksi Covid-19 ditentukan lewat uji laboratorium swab test Polymerase Chain Reaction (PCR)," tegasnya dalam siaran pers Jumat 1 Mei 2020.

Dijelaskan, hasil rapid test hanya merupakan screening awal dan hasil valid terinfeksi atau tidaknya seseorang Covid 19 ditentukan dari uji lab swab test Polymerase Chain Reaction (PCR).

Saat ini, hasil rapid test 443 orang warga Banjar Serokadan, Bangli hanya bersifat reaktif, untuk itu akan dilanjutkan dengan pengambilan swab untuk diuji lab dengan metode PCR.

Uji laboratorium swab nantinya akan dipakai sebagai rujukan akhir apakah seseorang benar-benar terinfeksi Covid-19 sekaligus diharapkan memberi ketenangan kepada masyarakat sebab hasil rapid test saja dinilai belum final.

“Untuk itu hasil rapid test tidak untuk diperdebatkan karena hasil validnya ditentukan dari hasil uji swab dengan PCR,” tambahnya. (rhm)

Rekomendasi