Gubernur Koster Diminta Perhatikan Mahasiswa di Bali yang Tidak Bisa Mudik

Kamis, 07 Mei 2020 : 20.13
Denpasar - Adanya kebijkan penutupan akses penyebrangan dan larangan mudik dari pemerintah, menyebabkan tidak bisa nya sebagian orang untuk kembali ke kampung halaman masing-masing, hal itu di sampaikan Sekretaris Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bali Ardi Pratama, (07/05/2020).

Ardi meminta kepada Gubernur Bali untuk memperhatikan Mahasiswa maupun orang yang dari luar daerah tidak bisa mudik karena imbas dari corona (Covid-19) di Bali.

“Kami berharap Gubernur memperhatikan warga yang dari luar Bali yang masih tetap di Bali saat ini karena tidak bisa pulang, karena mereka juga butuh di perhatikan bukan hanya warga Bali saja,” ujarnya.

Menurut Ardi yang juga mantan Ketua Umum IMM Bali ini mengungkapkan, masih banyak warga yang dari luar Bali saat ini masih berada khusus nya di kota denpasar, baik mahasiswa maupun para perantau yang datang, dan saat ini berharap bisa di perhatikan seperti warga lokal.

“Saya melihat masih banyak warga yang dari luar Bali masih tetap bertahan sampai saat ini, dan kami juga berharap mereka bisa di perhatikan oleh pemerintah setempat,” ucapnya.

Ardi pun menyebut ada banyak Mahasiswa yang tetap tinggal. Oleh karena itu, dia meminta Pemprov Bali untuk memperhatikan nasib mereka.

“Di perkirakan ada ratusan orang (Mahasiswa) yang tetap tinggal dan sampai saat ini belum bisa kembali ke daerah asal mereka, semoga ada kebijakan untuk mereka juga bisa di perhatikan,” pungkas Ardi. (ahs)

Rekomendasi