BMPD Bali Serahkan Paket Sembako dan APD di Kabupaten Jembrana

Rabu, 06 Mei 2020 : 21.43
Jembrana - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali melanjutkan aksi dukungan untuk pencegahan penyebaran COVID-19 kali ini di Kabupaten Jembrana.

Sejak awal April, perbankan yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali senantiasa berpartisipasi membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam pencegahan penyebaran COVID-19, dengan sasaran yang mencakup seluruh wilayah di Provinsi Bali.

Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan kepada rumah sakit dan masyarakat di Kota Denpasar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Bangli.

BPMD Provinsi Bali giliran menyasar sebuah kabupaten yang terletak di ujung barat pulau Bali, Kabupaten Jembrana, Rabu (6/5/2020).

Ketua BMPD Provinsi Bali, sekaligus Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bapak Trisno Nugroho, menyerahkan langsung bantuan berupa 200 paket sembako kepada Bupati Jembrana I Putu Artha disaksikan oleh Anggota Komisi XI DPR RI Agung Rai Wirajaya di Kantor Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jembrana.

Perbankan lainnya yang tergabung dalam BMPD Provinsi Bali turut serta menyalurkan bantuan secara individual. BPD Bali menyerahkan bantuan berupa APD lengkap yang terdiri dari 50 pasang sepatu boots, 1.000 sarung tangan, 50 buah masker N-95, 200 buah baju pelindung, dan 50 buah googles.

Sementara itu, BRI menyalurkan 200 paket sembako dan Bank Mandiri menyalurkan 100 paket sembako, 25 APD, 5 hand sanitizer, dan 5 thermogun.

Mewakili masyarakat, Bupati Jembrana mengucapkan terima kasih kepada BMPD Provinsi Bali atas kepedulian dan uluran tangannya ya. Adapun bantuan tersebut dipastikan akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui satgas Covid-19.

Dukungan terhadap gerakan perbankan ini juga disampaikan oleh Agung Rai Wirajaya, Anggota Komisi XI DPR RI, yang turut menghimbau seluruh masyarakat untuk bersatu dan fokus kepada kepentingan kemanusiaan dalam menangani COVID-19.

Rai Wirajaya menekankan, wabah COVID-19 tidak akan berakhir sesuai harapan apabila masyarakat tidak tertib dan disiplin dalam menerapkan himbauan-himbauan seperti jaga jarak dan senantiasa hidup sehat. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi