BMPD Bali Bagikan APD dan Bahan Pokok untuk Pemkab Karangasem

Jumat, 08 Mei 2020 : 21.54
Amlapura - Bank Indonesia bekerja sama dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Bali memberikan bantuan alat pelindung diri penanggulangan COVID-19 dan paket bahan pokok kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Bantuan diserahkan sebagai wujud kepedulian pihak perbankan terhadap Covid-19 yang berdampak besar pada kondisi perekonomian di Bali.

"Kami merasa terketuk untuk turut berbagi rasa bergotong-royong dalam memerangi Covid-19," kata Ketua BMPD Provinsi Bali Trisno Nugroho disela-sela penyerahan bantuan yang diterima Bupati Mas Sumatri, di Kantor Bupati Karangasem, Jumat (8/5/2020).

Kegiatan serupa juga dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Bali. Ke depannya Ia berharap dengan sinergitas yang baik antara pemerintah dan masyarakat, wabah Covid-19 dapat segera berakhir.

Semua belum mengetahui kapan pandemi COVID-19 ini akan berakhir dan ini merupakan saat yang tepat bagi kita untuk menunjukkan kepedulian kepada sesama.

"Semoga bantuan ini bisa membangkitkan semangat masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus berjuang dan bertahan di tengah Pandemi," ucap Trisno yang juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali itu.

Bantuan terdiri 700 paket sembako, washtafel, serta seperangkat APD lengkap yang terdiri dari kacamata google, masker N95, baju APD, sarung tangan dan sepatu dengan total nilai sejumlah ratusan juta rupiah. Sementara itu, BI juga menyerahkan 1000 masker.

Bantuan BMPD disampaikan Ketua BMPD Bli Trisno Nugroho, didampingi anggota Komisi XI DPR RI Bapak Gung Rai Wirejaya, Direktur oprasional BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, Kepala Cabang BPD Amlapura Ketut Andayana Kusuma Yasa, Pimpinan BRI wilayah Bali Ida Bagus Ketut Subagia, Pimpinan BRI Cabang, Wirawan Cahyo Nugroho, Wakil Pimpinan Wilayah Bank Mandiri diwakili Kepala Regional Opration Balutan Purba, Kepala Cabang Bank Mandiri Amlapura, Wayan Novi, Kepala Cabang Bank BNI, I Gede Ketut Artha Wiguna, Pimpinan Wilayah Bank Syariah Mandiri (BSM) Bali Kepala Cabang Denpasar Khoerul Wajid, Area Funding Transaction Manager Meirina Anggraeini.

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi XI DPR RI Rai Wirajaya selaku Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI mengatakan, akan terus memberikan semangat kepada BMPD dan pemerintah daerah dalam menanggulangai Covid-19.

Aksi kemanusiaan tersebut juga didorong dan dikawal dengan lahirnya kebijakan pusat dalam penanganan dampak wabah tersebut. Masyarakat juga dihimbau tidak melanggar himbauan dari pemerintah untuk menjaga masyarakat tetap sehat.

“Kita tetap memberikan semangat kepada kawan-kawan di daerah, agar mereka terus termotivasi untuk membantu masyarakatnya. Sumbangan ini tidak banyak, tapi rasa kemanusiaannya sangat tinggi,” ucapnya.

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan, saat ini di daerah setempat terdapat 28 pasien COVID-19 dengan 8 di antaranya merupakan Pekerja Migran Indonesia yang langsung dikarantina dan di rawat di Denpasar.

"Kami berkomitmen untuk terus sungguh-sungguh menangani COVID-19 antara lain dengan mengalihkan anggaran belanja pegawai untuk keperluan penanganan covid-19," ucapnya

Bupati Mas Sumatri mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan meyakini bahwa bantuan tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak serta dapat mempercepat proses penyelesaian pandemi COVID-19.

“Setelah ini kami akan mendistribusikan APD yang telah diterima hari ini kepada seluruh tenaga medis di Kabupaten Karangasem. Nanti kita akan jumlahkan semua dan kita akan distribusikan dengan adil digabung dengan bantuan dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Untuk bantuan sembako, Mas Sumatri akan menghimpun terlebih dahulu stok yang ada untuk nantinya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan secara bertahap. Hal ini dilakukan agar pihaknya dapat memberikan bantuan secara efektif dan efisien.

Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam mengurangi penyebaran virus corona ini juga disampaikan Bupati Mas Sumatri dengan disiapkannya hotel dan rumah karantina khusus bagi para pekerja migran sebelum kembali berkumpul dengan keluarganya.

“Saya sudah menyiapkan tempat karantina bagi para PMI yang akan pulang ke Karangasem, salah satunya yang sudah selesai adalah di gedung SKB, Penyemprotan disenfektan juga sudah kita lakukan secara rutin. Tujuaanya untuk mencegah penyebaran virus covid di Karangasem,” ungkapnya. (nik)
Bagikan Artikel

Rekomendasi