Bertambah 4 Orang, Total Pasien Sembuh dari Corona di Bali Capai 284

Jumat, 22 Mei 2020 : 21.56
Denpasar - Jumlah pasien yang sembuh dari paparan virus corona Covid-19 di Provinsi Bali terus bertambah sebanyak empat orang sehingga totalnya kini mencapai 284 orang dinyatakan sembuh.

Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dapat menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali.

Ketua Harian Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyebutkan, jumlah kumulatif pasien positif 380 orang (bertambah 6 orang WNI, terdiri dari 2 Imported Case dan 4 orang Transmisi Lokal)

"Jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 284 orang (bertambah 4 orang WNI)," sebut Indra dalam siaran pers, Jumat (22/5/2020). Sedangkan jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang.

Untuk jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 92 orang yang berada di sejumlah rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.

Indra menambahkan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case (186 orang), terinveksi di daerah lain (31 orang) dan untuk transmisi lokal (155 Orang) dan WNA (8 orang).

Pada bagian lain, Indra mengingatkan, yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan COVID-19.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Berkaitan dengan hal ini, Pemprov Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali mewajibkan Setiap orang yang akan memasuki Provinsi Bali menggunakan moda transportasi udara agar menunjukkan surat kesehatan bebas Covid-19 berbasis SWAB.

Sedangkan bagi warga yang masuk ke Bali melalui jalur darat diminta untuk melakukan rapid tes dan mengisi formulir tujuan datang ke Bali, pihaknya juga menghimbau masyarakat Bali untuk mentaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Masyarakat juga diminta mematuhi peraturan dan lebh baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya. Pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga pemerintah daerah lain juga melakukan hal yang sama.

Indra juga mengucapkan terimakasih kepada dewan pengurus agama yang ada di Bali yang sudah mensosialisasikan umatnya untuk merayakan hari besarnya untuk tetap dirumah.

Pihaknya tetap meminta semua pihak yang ada di pulau Bali untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan COVID-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, membiasakan diri membawa hand sanitizer.

Selain itu, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita.

"Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran COVID-19 pasti bisa kita hentikan," tegasnya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi