Tak Dilayani JPS, Warga Terdampak Corona Diminta Laporkan ke Ombudsman

Kamis, 30 April 2020 : 21.40
Denpasar - Bagi warga yang menjadi korban terdampak pandemi virus corona Covid-19 jika tidak mendapatkan pelayanan seperti layanan Jaring Pengaman Sosial (JPS), layanan kesehatan, layanan keuangan, layanan transpotasi dan layanan keamanan, bisa melaporkan ke Ombudsman RI.

"Kami memahami situasi yang sedang terjadi saat ini terkait pendemik covid 19, karena itu bagi masyarakat yang terdampak yang tidak mendapatkan layanan publik sebagaimana mestinya, silakan melapor," terang Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhattab dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4/2020).

Saat ini, ORI Bali membuka Posko Pengaduan Daring (online) Covid-19 bagi masyarakat terdampak wabah pendemik tersebut. Posko Pengaduan Daring (online) ini adalah saluran bagi warga yang terdampak wabah covid-19, untuk dengan mudah mengadukan lima bidang layanan pemerintah di atas.

Sebagai ilustrasi, layanan JPS meliputi bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Program Kartu Sembako, Program Kartu Prakerja dan layanan tarif listrik.

Sementara layanan lembaga keuangan terhadap nasabah/konsumen di antaranya terkait kebijakan pemerintah untuk memberi kelonggaran pembayaran kewajiban selama masa darurat Covid-19.

Laporan disampaikan ke Posko Pengaduan Online (Daring) Covid-19 Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali dapat menggunakan tautan bit.ly/covid19ombudsman.

Selain itu, laporan dapat disampaikan juga melalui saluran nomor Call Centre/WhatsApp 0811 130 3737 serta email covid19-bali@ombudsman.go.id.

"Setiap pelapor, harus melampirkan fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), mengisi formulir pengaduan dan melampirkan dokumen pendukung, seperti foto, surat, dan lain-lain (jika diperlukan)," tuturnya.

Seluruh laporan yang masuk, nantinya akan divalidasi untuk melihat kelengkapan persyaratannya. Laporan yang diterima akan ditindaklanjuti. Bagi laporan yang tidak memenuhi syarat, menjadi laporan yang dapat diatensi oleh Ombudsman dengan menginformasikannya kepada terlapor.

"Ombudsman berharap agar publik yang terkena dampak Covid-19 dapat segera menggunakan saluran pengaduan agar bisa segera ditindaklanjuti," demikian Umar. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi