Serentak di Sembilan Pintu, Menteri Pertanian Lepas Ekspor Raya Komoditas Pertanian

Kamis, 30 April 2020 : 18.14
Denpasar - Semangat petani di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat ditengah wabah Corona ini tidak menyusut.Terbukti, selain pasar lokal, kebutuhan pasar manca negara juga dipenuhi oleh hasil produksi pertanian Indonesia.

Walaupun ada sedikit hambatan dalam pengiriman akibat ditutupnya beberapa penerbangan langsung ke negara tujuan ekspor, para petani bisa bernafas lega karena hasil panennya masih bisa berangkat melalui pelabuhan besar seperti Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak dan pelabuhan besar lainnya.

Menteri pertanian, Syahrul Yasin Limpo melepas serentak komoditas pertanian hari ini secara daring melalui sembilan pintu utama yang ada di Indonesia seperti, Soekarno Hatta, Surabaya, Makassar, Tanjung Priok, Belawan, Semarang, Balikpapan, Lampung dan Bali.

Ekspor ini menjadi sangat penting untuk mendongkrak devisa negara saat perekonomian diseluruh belahan dunia terpuruk. Bali secara khusus saat dilepasnya ekspor komoditas pertanian ini mampu mengekspor komoditas pertaniannya senilai 2,65 M dalam sehari.

Dan ini merupakan kelanjutan ekspor beberapa hari lalu setelah adanya beberapa pelarangan / penutupan penerbangan.

Di Bali, komoditas pertanian buah manggis masih menjadi komoditas andalan ekspor dengan negara tujuan China. Selain itu produk hortikiltura seperti cabai merah juga mampu bersaing di Pasar Jepang.

Dari sektor perkebunan kopi Bali juga masih mampu bersaing di pasar China. Ada juga kerajinan bambu dan lain-lainnya yang juga masih diminati pasar luar negeri sehingga ini menjadi harapan masih terbukanya lapangan kerja ditengah banyaknya pemutusan hubungan kerja.

"Jajaran pertanian tidak boleh tidur, Covid 19 bukan jadi hambatan dalam berkarya, efektifitas dan efisiensi serta pemanfaatan digital kita manfaatkan untuk menopang upaya peningkatan perekonomian," ungkap Syahrul Yasin Limpo saat lepas ekspor melalui vidio konfrensi langsung dari gedung kementerian pertanian.

Tidak lupa Syahrul Yasin Limpo juga mengucapkan banyak terimakasih kepada para petani dan eksportir yang terus bekerja dan berproduksi.

Kepala Balai Karantian Pertanian Kls I Denpasar, Terunanegara menyampaikan bahwa karantina akan senantiasa melakukan pendampingan dan percepatan ekspor komoditas produk pertanian Bali ditengah suasana pandemi COVID-19.

Ditempat yang sama, Kadis pertanian dan tanaman pangan Bali, IB Wisnu Ardana sangat mengapresiasi upaya percepatan ekspor komoditas produk pertanian yang telah dilakukan Karantina pertanian serta Bea dan cukai.

Gus Adhi Mahendra, anggota komisi IV DPR RI yang turut serta dalam acara pelepasan ekspor raya ini mengatakan rasa bangga dan bahagia melihat setiap tahunnya selalu ada penambahan jenis komoditas yang bisa diekspor dari Bali. (ahs)
Bagikan Artikel

Rekomendasi