Positif Corona Bertambah 22 Pasien, Total di Bali Capai 215 Orang

Rabu, 29 April 2020 : 07.23
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan, jumlah pertambahan kasus positif hari ini tercatat cukup tinggi/ist.
Denpasar - Kasus warga terpapar vorus corona Covid-19 terus bertambah di Bali terakhir ada penambaham 22 kasus sehingga total mencapai 215 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Update perkembangan kasus covid-19 Bali jumlah kumulatif pasien positif 215 orang. (Bertambah 22 orang WNI, terdiri dari 9 PMI/imported case dan 13 Transmisi Lokal).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan, jumlah pertambahan kasus positif hari ini tercatat cukup tinggi.

"Tidak pernah terjadi sebelumnya jumlah sebesar ini di Bali," sebutnya di Denpasar pada Selasa (28/4/2020).

Jumlah pasien yang telah sembuh sejumlah 88 orang. (bertambah 7 orang WNI, terdiri dari 5 orang PMI dan 2 orang Non PMI). Jumlah pasien yang meninggal tetap empat orang (2 WNA, 2 WNI)

Menurut Indra, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 123 orang yang berada di 11 rumah sakit rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas.

Sebagian besar pasien ini dilaporkan dalam kondisi fisik yang baik/sehat, hanya saja harus melakukan prosedur isolasi dan harus kembali diperiksa SWAB-nya untuk selanjutnya bisa dinyatakan sembuh.

“Mari kita doakan bersama, agar semuanya bisa sembuh dalam waktu yang secepatnya,” ujar DM Indra.

Keseluruhan jumlah kasus positif ini dapat saya rinci WNA sebanyak 8 orang, WNI sebanyak 207 orang. 207 orang WNI ini bisa dirinci lagi, 133 orang positif karena imported case (mayoritas pekerja migran Indonesia).

"20 orang positif berasal dari daerah terjangkit, sedangkan 54 orang merupakan transmisi lokal,” urainya.

Disampaikannya, bahwa persentasenya, ketiga kategori ini adalah 65,58 % imported case, 9,30 % dari daerah terjangkit dan transmisi lokal 25,11 %. Artinya sebagian besar kasus positif masih berupa imported case.

“Sedangkan kasus transmisi lokal yang secara persentase berada di posisi kedua harus menjadi perhatian kita bersama,” imbuh Indra.

Pertambahan kasus transmisi lokal hari ini, menurutnya, (Selasa, 28/4) sejumlah 22 orang, 13 diantaranya transmisi lokal. Dari 13 orang ini saya laporkan, sejumlah 8 orang berasal dari satu banjar di Bangli dan 4 orang juga berasal dari satu lingkungan di Karangasem. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi