PKK Bali Siapkan 125 Ton Beras Bagi Warga Terdampak Corona

Jumat, 24 April 2020 : 15.39
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini Koster/ist
Denpasar - Sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga yang terdampak pandemi virus corona Covid-19 TP PKK Provinsi Bali telah menyiapkan 125 ton beras guna mengurangi beban kebutuhan sehari-hari mereka.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini Koster menyampaikan hal itu dalam acara 'Perempuan Bali Bicara', terkait Peran PKK Melalui Program Hatinya PKK dalam menyikapi wabah Covid-19 di sebuah Stasiun Televisi di Denpasar, Jumat (24/4/2020).

Kata Putri, dalam waktu dekat PKK Provinsi Bali telah menyiapkan 125 ton beras lokal yang akan dibagikan kepada masyarakat, terutama yang sangat-sangat membutuhkan.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PKK Kabupaten/Kota agar mengkoordinir PKK yang ada di desa atau para kepala desa untuk menyerahkan data kepada provinsi siapa saja yang membutuhkan bantuan sumbangan beras.

“Jadi, di sini saya tidak ingin terjadi pilih kasih, saya serahkan kepada desa untuk mendata warganya yang memang membutuhkan karena desalah yang paling mengetahui kondisi warganya, sehingga data yang kami dapatkan benar-benar riil kondisi di lapangan,” katanya menegaskan.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana menyampaikan ketersediaan pangan di Bali sampai Desember 2020 masih sangat mencukupi.

Kecuali memang, bawang putih dan bawang merah terjadi kelangkaan karena tidak musim panen, namun Dinas Pertanian dan Ketanahan Pangan telah memiliki beberapa solusi untuk tetap menstabilkan bawang merah dan putih di lapangan.

Untuk menjaga kestabilan harga pada masa pandemi Covid-19 ini dan menjelang hari raya Idhul Fitri maka, pihaknya telah membentuk tim satgas ketahanan pangan guna mengontrol pasokan dan harga kebutuhan pokok di lapangan.

"Serta menindak apabila ada oknum yang melakukan penimbunan komoditas barang," imbuh Wisnuwardhana.

Pada bagian lain, Putri kembali mengingatkan peran PKK dalam rumah tangga sangat penting baik dalam pemenuhan kebutuhan keluarga maupun mengayomi anggota keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

PKK memiliki 10 program pokok guna mendukung pembangunan pemerintah, salah satunya adalah Hatinya PKK yaitu Halaman, Asri, Teratur, Indah dan NYAman serta Bermanfaat.

Pihaknya ingin memaksimalkan program Hatinya PKK di seluruh kabupaten/kota di Bali sampai pada ke pelosok-pelosok desa. Hatinya PKK ini, memiliki peran yang sangat penting dalam menumbuhkan kemandirian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok terutama dalam bidang pangan.

Sejak tahun 2019, Putri terjun langsung ke desa-desa dalam mengedukasi masyarakat terkait tanaman apa yang bisa dikembangkan melalui hatinya PKK.

Putri selalu mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumahnya, baik yang memiliki pkarangan sempit maupun luas, untuk menanam beberapa kebutuhan dapur seperti sayur-sayuran, cabai, kunyit, serai dan berbagai macam bumbu-bumbu dapur.

Selain itu, pekarangan rumah juga dapat dimanfaatkan untuk menanam bunga, untuk dapat dimanfaatkan dalam membuat canang. Apalabila para ibu rumah tangga serius dalam mengembangkan

Hatinya PKK maka di saat musim pandemi corona ini, tidak akan sulit mendapatkan bahan-bahan pokok untuk di dapur, selain itu menanam dipekarangan sendiri juga dapat menghemat beberapa pengeluaran.

"Terlebih jika yang memiliki pekarangan luas, maka tanaman yang dihasilkan dapat dibagi dengan tetangga sekitar, betapa indahnya jika semua masyarakat bisa bergotong royong seperti ini,” demikian Putri. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi