Letkol Himawan Siapkan Prajurit Kodim Bangli Bantu Tenaga Medis Atasi Corona

Rabu, 22 April 2020 : 18.28
Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Himawan Teddy Laksono memberikan arahan kepada para Babinsa dalam pelatihan kemedisan khususnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan virus corona Covid-19/ist
Bangli - Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Inf Himawan Teddy Laksono menegaskan kesiapannya untuk menerjukan prajurit Babinsanya di garda terdepan membantu petugas medis dalam penanganan pasien virus corona atau COVID-19.

Karenanya, guna membekali para prajurit dengan pemahaman dan kemampuan bidang medis dalam penanganan pasien terpapar Covid-19, mereka mendapat pelatihan mengenai kemedisan, utamanya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di tengah-tengah pandemi Virus Corona atau COVID-19.

Pelatihan diberikan tim dari Rumah Sakit Umum Bangli di Markas Kodim Bangli, Rabu (22/4/2020). Mereka cukup serius mempelajari prosedur penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang baik dan benar agar terhindar dari paparan COVID-19.

Dalam arahannya, Letkol Inf Himawan Teddy Laksono (HTL) menjelaskan, selaku pimpinan TNI di Kabupaten Bangli, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangli.

Dengan beban tanggungjawab cukup besar, HTL ingin mengembannya dengan baik dalam implementasinya di lapangan. Dia senantiasa menerjunkan Babinsanya di garda terdepan membantu petugas medis dalam penanganan pasien COVID-19.

Peran prajurit yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, demikian penting dalam mencegah penyebaran Covid-19. Untuk itu, mereka perlu dibekali pengetahuan mengenai perlindungan diri dalam penanganan pasien COVID-19.

Kata dia, dalam penanganan pasien terpapar Covid-19 yang terdepan adalah petugas medis. Tetapi TNI juga punya prajurit terdepan yaitu Babinsa. "Kami telah menyiapkan prajurit untuk mengantisipasi ketika kabupaten kekurangan tenaga medis,” sambung Akmil angkatan 2000.

Para Babinsa perlu dibekali keterampilan dan presentasi bagaimana penggunaan APD ini, sehingga anggota kami di lapangan pun terjaga kesehatannya, sehingga Kodim Bangli siap dalam membantu mereka (petugas medis).

Diakuinya, meski sudah terbiasa di lapangan bergumul dengan berbagai macam pasien, dalam praktik di lapangan tak sedikit petugas medis yang memiliki kekhawatiran tersendiri. Hal itu menurutnya wajar, sebab mereka juga manusia biasa.

“Kalau kita tanya petugas medis di lapangan ada yang gemetar, ada yang takut. Nah, kesiapan ini yang perlu kami berikan kepada anggota,” tandas perwira ramah asal Kota Kretek Kudus ini.

Pada bagian lain, HTL memaparkan, Kodim 1626/Bangli telah membangun posko di halaman markasnya. Posko itu bisa diakses siapapun berkaitan dengan COVID-19. Kodim Bangli, sambung Letkol HTL, betul-betul serius membantu Pemkab Bangli dalam percepatan penanganan COVID-19 ini.

Secara internal Kodim Bangli menyiapkan posko. Dalam lingkup kabupaten, jajarannya membantu tugas bupati dalam penanganan COVID-19.

"Mudah-mudahan yang kami lakukan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga COVID-19 ini bisa segera selesai dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” harapnya.

Segala hal berkaitan pencegahan penularan COVID-19 telah dilakukan maksimal oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangli. Di Bangli, katanya, masyarakat wajib menggunakan masker.

Tim juga telah mendistribusikan masker kepada seluruh masyarakat Bangli. Pihaknya sudah memberikan masker satu orang satu masker, sehingga semuanya saling menjaga. Selain itu, untuk menekankan kepada warga agar membatasi aktivitas keluar rumah.

"Harapan kami masyarakat tetap tenang, sabar, tetap di rumah dan hindari kegiatan kerumunan dan menjaga jarak. Kita harus peduli dan kita saling menjaga,” demikian HTL. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi