Kendalikan Inflasi, TPID Badung Pastikan Ketersediaan Pasokan Komoditas Strategis

Senin, 13 April 2020 : 10.16
High Level Meeting (HLM) melalui Video Conference pada Kamis, 9 April lalu/ist.
Mangupura - Guna memetakan dan mengantisipasi dampak Covid 19 terhadap inflasi dan sektor ekonomi secara umum di Kabupaten Badung maka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung terus memastikan ketersediaan pasokan pangan dan komoditas strategis.

Hal itu mengemuka dalam melaksanakan High Level Meeting (HLM) melalui Video Conference pada Kamis, 9 April lalu.

Turut hadir, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, selaku Ketua II TPID Kabupaten Badung, diikuti seluruh anggota TPID Kabupaten Badung, dan juga Ketua PHRI Kab. Badung.

Suiasa menyampaikan beberapa hal yang harus segera dilakukan oleh seluruh anggota TPID Kab Badung, untuk mengantisipasi dampak COVID 19.

“Kita harus senantiasa memperkuat diri serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif, baik dalam melakukan upaya penanganan maupun recovery kedepan, sehingga bisa menstabilkan dan memulihkan kondisi kehidupan secara menyeluruh,” tegas Wabup Suiasa.

Dirinya menekankan, pengendalian inflasi di tengah dampak COVID-19 akan dilakukan dengan tetap berpedoman pada strategi 4K (Ketersedian pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif).

Terdapat tiga hal yang harus dilakukan yaitu pertama senantiasa mewujudkan sinergi dan kegotongroyongan, kedua membangun konektivitas melalui komunikasi yang efektif.

"Ketiga membuat pertahanan kuat dengan cara: memastikan ketersediaan pasokan masa sekarang dan beberapa bulan kedepan, melakukan pengendalian harga, serta memastikan kelancaran distribusi sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa mendatang,” imbuh Suiasa. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi