Kasus Covid-19 di Tabanan, Positif Bertambah Seorang dan Sembuh Seorang

Minggu, 26 April 2020 : 03.10
Dua orang PMI asal Tabanan yang baru datang dari luar negeri dan diisolasi di Kyriad Hitel, Seminyak, Badung
Tabanan - Berdasarkan laporan harian Ketua terakhir Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, saat ini seorang pasien positif covid-19 yang sebelumnya dirawat dan diisolasi di RSU Tabanan dinyatakan sembuh dan diperbolehkan meningglkan rumah sakit, Sabtu (25/4/2020).

Padsa saat yang bersamaan, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Tabanan yang baru pulang dari bekerja di luar negeri dinyatakan positif covid-19 dan dirawat dan disolasi di UPT Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

"Data terakhir kasus Covid di Kabupaten Tabanan terdapat Pemantauan Surveilans Pekerja Migran Indonesia (PMI) 508 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) 10 orang, Orang Dalam Pemantauan (OPD) 4 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nihil dan Terkorfirmasi posotif Covid-19 sejumlah 3 orang," ujar Ketua Harian Gugus Tugas, I Gede Susila, dalam rilis hariannya, Sabtu (25/4/2020) sore.

Terkait pasien psoitif covid-19 sejumlah 3 orang, diisolasi dan dirawat di RS PTN Udayana Denpasar 2 orang dan pasien baru dirawat di UPTD Bapelkesmas Denpasar 1 orang.

"Semua pasien tersebut PMI yang dinyatakan positif saat baru datang sehingga diisolasi oleh pihak Provinsi Bali," ujarnya.

Dilaporkan juga pihaknya melakukan pemantauan PMI asal Tabanan yang diisolasi di Hotel Kyriad di Seminyak, Badung sejumlah 40 orang dan di Hotel POP Legian yang secara umum kondisinya sehat.

"Beberapa orang PMI mengalalami keluhan batuk dan dua orang PMI di Kyriad Hotel keluhan sakit gigi dan alergi dingin. Hari ini ada kedatangan 2 orang PMI yang juga diisolasi di Kyriad Hotel Badung," tambahnya.

Ketua Gugus Tugas juga menghimbau adanya kerjasama seluruh masyarakat Tabanan agar tetap melakukan isolasi mandiri, tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak sekali, menjalankan pola hidup bersih sehat, selalu rajin mencuci tangan dan menjaga jarak, menghindari kerumunan.

"Selain itu, selalu berpikiran positif dalam menghadapi situasi ini dan sangat diwajibkan untuk menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah," sarannya.

Kepada Satgas gotong royong sebagai Satgas terdepan di masing masing Desa Adat, dihimbau untuk ikut memantau warganya baik berstatus OTG, ODP khususnys terhadap warga Pekerja Migran Indonesia yang baru pulang, agar dengan disiplin melaksanakan protokol isolasi mandiri dengan tidak keluar rumah sesuai protokol kesehatan dengan melibatkan serta berkoordinasi dengan baik dengan pecalang, Babinkamtibmas, Babinsa dan petugas kesehatan di masing masing Desa. (gus)
Bagikan Artikel

Rekomendasi