Dikabarkan Hilang di Laut, Tim SAR Evakuasi Nelayan Pencari Lobster

Jumat, 24 April 2020 : 10.39
Menjelang dinihari, pukul 00.30 Wita, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat/Basarnas Bali
Mangupura - Tim SAR mengevakuasi seorang nelayan pencari Lobster yang sempat dikabarkan hilang setelah mesin Jukungnya mati di laut. Nelayan diketahui bernama Wayan Ardana (40) berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Jumat (24/4/2020).

Kejadiannya berawal ketika korban yang tinggal di Jalan Pantai Sari No 10 Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung pergi menggunakan jukung berwarna merah dengan mesin 5 PK, di sekitaran perairan Jimbaran.

Pada hari Kamis (23/4/2020) sekitar pukul 17.00 Wita, ia bertolak dari Pantai Jimbaran untuk memasang jaring lobster dan biasanya telah kembali ke rumahnya kurang lebih pukul 18.00 Wita

Lantaran tak kunjung kembali hingga larut malam, pihak keluarga melaporkannya kepada aparat terkait. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada menerima menerima laporan pada pukul 21.00 Wita dari Made Artana.

"Kami langsung tindaklanjuti dengan mengirim 5 personil menuju lokasi dengan membawa peralatan SAR lengkap," jelas Darmada. Tiba di lokasi tim melakukan koordinasi dengan potensi SAR, yakni kelompok nelayan jimbaran dan masyarakat setempat.

Pencarian segera dilakukan saat itu juga bersama tim SAR gabungan. "Upaya pencarian di kisaran Perairan Jimbaran menggunakan 3 buah jukung dari kelompok nelayan Jimbaran," ungkap Darmada.

Lokasi dimana Ardana biasanya memasang jaring, berjarak kurang lebih 6 Nm sebelah barat Pantai Jimbaran.

Barulah menjelang dinihari, pukul 00.30 Wita, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat. Posisi penemuannya seputar 2 Nm arah Barat Laut dari tempat penurunan jukung Pantai Jimbaran.

Selanjutnya korban Ardana dibawa menuju rumah keluarganya. Selain dari Basarnas Bali, unsur SAR yang terlibat diantaranya Polairud Polresta Denpasar Pos Kedonganan, Polsek Kuta Selatan bersama Kelompok Nelayan Jimbaran dan keluarga korban. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi