Corona Mewabah, Gubernur Bali Minta Pemilk Hotel Tak PHK Karyawan

Senin, 13 April 2020 : 19.58
Gubernur Bali dalam waktu dekat akan mengumpulkan para pemilik hotel untuk menidiakan kebijakan PHK karyawan/ist.
Denpasar - Gubernur Bali I Wayan Koster meminta para pemilik hotel untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan meskipun saat ini tengah dilanda kesulitan sebagai dampak pandemi virus corona Covid-19.

Diakui Koster, jika melihat kondisi sekarang, adanya Peraturan Kemenkumham yang melarang kunjungan ke Indonesia, tentunya, dari sisi regulasi wisatawan asing sudah nol dari bulan April.

Karena itu, sudah pasti pengusaha pariwisata sudah stuck. Ini kondisi saat ini dan mungkin beberapa bulan ke depan. Konsekuensinya, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengumpulkan para pemilik hotel ini untuk menidiakan kebijakan PHK karyawan.

Koster beralasan karena hotel-hotel ini, sudah sekian lama mengambil manfaat yang cukup besar di Bali. "Maka resiko yang ada sekarang, semestinya bisa menjadi tanggungan bersama dalam beberapa bulan kedepan," katanya saat konferensi pers, Senin (13/4/2020).

Konsekuensi lainya, terhadap Pajak Hotel dan Restoran, sudah pasti akan berat. Dudah diproyeksikan juga konsekuensi terhadap pertumbuhan perekonomian Bali dalam jangka pendek hingga menengah.

Harus diingat juga bahwa perekonomian Bali banyak dipengaruhi faktor-faktor eksternal. "Gambaran saya, Triwulan IV ekonomi Bali akan menguat meskipun tidak sesuai target kita 6 persen jika situasi normal. Bisa mencapai 3 persen saja sudah bagus," tukasnya.

Untuk itu, sinkronisasi dan koordinasi dengan Kabupaten/kota harus terus dilakukan karena sebagian besar masih sangat tergantung dana alokasi umum.

Pada keterangan selanjutnya, Koster mengungkapkan, secara garis besar memaparkan tentang langkah-langkah strategis dalam upaya penanggulangan pencegahan Covid-19.

Selain itu Gubernur juga melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya membantu perekonomian masyarakat yang terdapak pandemi Covid-19. Salah satunya melalui beberapa program bantuan yang dirancang tepat sasaran dan terarah.

Telah disiapkan skema pemulihan perekonomian Bali secara menyeluruh dengan berbagai langkah strategis yang dirancang. Terhadap upaya penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19 yang dilakukan Gubernur sejak awal sangat terencana matang dan terukur.

Sehingga jumlah korban meninggal positif Covid-19 Bali tidak bertambah sama sekali dalam beberapa minggu terakhir. Meski angka positif Covid-19 meningkat, namun kasus yang muncul lebih banyak dari impotered case.

Sedangkan penularan dari transmisi lokal sangat minim atau terbilang landai. Salah satunya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang juga telah ditangani secara baik melalui berapa upaya yang disiapkan gubernur. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi