40 Pekerja Migran Jalani Karantina di Hotel Berbintang

Rabu, 15 April 2020 : 21.23
Denpasar - Sebanyak 40 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru tiba di Denpasar Bali pada Selasa (15/4) malam langsung dikarantina di hotel berbintang.

Langkah ini, diambil guna mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19 di masyarakat. Mereka diisolasi di tempat yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Denpasar

“Kami jemput langsung dengan bus dan kami bawa ke tempat karantina di salah satu hotel berbintang di Denpasar,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (15/4/2020).

PMI tidak diizinkan lagi melakukan karantina mandiri, hal ini untuk mengurangi dampak penyebaran covid 19. Begitu mereka tiba, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menjalani rapid test.

Setelah itu dilakukan penjemputan untuk dibawa ke hotel untuk menjalani proses karantina.

Para pekerja ini langsung mengikuti pemeriksaan dan hasilnya negatif Corona. Karena itu, mereka dikarantina di tempat yang telah ditentukan. Kalau mereka positif, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19.

Selama 14 hari tersebut, pihak keluarga tidak diperbolehkan menjenguk dan hanya bisa berkomunikasi via telepon atau media sosial.

Dalam masa karantina akan diawasi selama 24 jam oleh 3 tenaga medis dari RSUD Wangaya maupun Puskesmas termasuk juga dijaga oleh Satpol PP. Setelah dilakukan tes dua kali dan hasilnya negatif dan dinyatakan sehat baru dijinkan pulang ke rumah masing-masing.

Kepulangan PMI yang diperkirakan mencapai ribuan orang secara bergelombang, baik yang melalui jalur darat, laut maupun udara agar lebih disiplin mengikuti arahan Pemerintah. Selama menjalani karantina, Pemkot Denpasar menanggung biaya makan serta keperluan lainnya. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi