32 Orang Dinyatakan Positif Terpapar Corona di Bali

Minggu, 05 April 2020 : 13.06
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengungkapkan, sampai saat ini, kasus pasien Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 183 orang di mana ada tambahan 8 arang warga Negara Indonesia (WNI)/ist
Denpasar - Jumlah warga yang positif terpapar corona kini menjadi 32 orang yang sebagian besar tertular karena interaksi dari luar Bali. Pemerintah Provinsi Bali, melalui Satgas Penanggulangan Covid-19, menyampaikan perkembangan Penanggulangan Virus Disease Corona (Covid-19), Sabtu (4/4/2020).

Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengungkapkan, sampai saat ini, kasus pasien Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 183 orang di mana ada tambahan 8 arang Warga Negara Indonesia (WNI)

Dari 183 sampel yang telah diuji, lanjut Indra, telah keluar hasil sampel 161 orang yaitu 129 orang dinyatakan negatif. "Sebanyak 32 orang positif , ada tambahan 5 orang WNI yang merupakan imported case/ terinfeksi dari luar negeri," tuturnya.

Selain itu, ini ada 5 orang pasien yang sembuh terdiri dari dua WNA dan tiga WNI. Sehingga total komulatif yang telah sembuh berjumlah 18 orang terdiri 4 WNA dan 14 WNI.

Dengan melihat masih tingginya penyebaran dan angka kasus corona, Pemerintah Provinsi Bali akan taat dan patuh terkait instruksi Menteri Dalam Negeri Normor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corana Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Khususnya pelaksanaan recolusing alokasi anggaran untuk meningkatkan kapasitas penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengamanan sosial.

Demikian juga, surat pemberitahuan Ketua Salgas Penanggulangan Covid-19 Nomor 75/SatgasCovid-19/IV/2020 menyampaikan masyarakat yang berkeinginan memberikan bantuan, dipersilahkan.

Baik bantuan dalam bentuk barang atau perlengkapan yang terkait dengan upaya penanggulangan covid-19 seperti Alat Pelindung Diri (APD), Masker, Handscoon, Hand Sanitizer, Thermogun, Disinfektan, Alat Semprot Disinfektan, wastafel cuci tangan di tempat publik, dan lain-lain.

Salah satu contohnya adalah dari kumpulan BUMN di Bali menyerahkkan 15 westafel portable untuk dipasang di tempat umum.

Bantuan Pemerintah Pusat (BNPB dan Kemenkes) telah memberikan bantuan berupa APD 12.500 buah, masker sejumlah 37.500 buah dan rapid test 12.200 buah. Bantuan ini terdistribusi ke rumah sakit rujukan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Sedangkan, jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah masuk ke Bali berjumlah 4494 orang. Jumlah yang telah dikarantina di Bapelkesmas dan BPSDM berjumlah 590 orang.

"Rapid test dilaksanakan di bandara maupun pelabuhan untuk pendatang dari luar (khususnya dari daerah zona merah) yang akan masuk ke Bali," imbuhnya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi