16 Pekerja Migran asal Denpasar Langsung Jalani Karantina di Hotel

Kamis, 16 April 2020 : 17.39
Denpasar - Sebanyak 16 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang tiba di Pelabuhan Benoa, langsung menjalani karantina di rumah singgah, Kamis (16/4/2020).

Mereka yang baru datang ini langsung dikarantina di hotel yang dijadikan rumah singgah yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Denpasar

“Kami jemput dengan bus dan kami bawa rumah singgah yang telah ditetapkan Pemerintah di Denpasar,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Sesuai arahan Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra bahwa PMI tidak diizinkan lagi melakukan karantina mandiri, hal ini untuk mengurangi dampak penyebaran covid 19.

Begitu mereka tiba, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan menjalani rapid test. Setelah itu dilakukan penjemputan untuk dibawa ke rumah singgah untuk menjalani proses karantina.

PMI yang baru tiba ini langsung mengikuti pemeriksaan dan hasilnya negatif Corona. Karena itu, mereka dikarantina di tempat yang telah ditentukan. “Kalau mereka positif, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19,” ujar Rai.

Selama 14 hari, keluarga tidak diperbolehkan menjenguk dan hanya bisa berkomunikasi via telepon atau media sosial.

Dalam masa karantina akan diawasi selama 24 jam oleh 3 tenaga medis dari RSUD Wangaya maupun Puskesmas termasuk juga dijaga oleh Satpol PP yang bekerjasama dengan pihak security hotel.

“Nanti setelah dilakukan tes dua kali dan hasilnya negatif dan dinyatakan sehat baru dijinkan pulang ke rumah masing-masing,” imbuhnya (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi