Virus Corona Ancam Pariwisata Bali, Bupati Suwirta: Ini Peringatan Tuhan

Selasa, 03 Maret 2020 : 22.49
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta/ist
Semarapura - Isu virus corona mengancam pariwisata Bali namun itu bukan akhir dari segalanya karena bencana tersebut sebagai peringatan Tuhan agar Bali tidak hanya bergantung sektor pariwisata sehingga harus mengoptimalkan potensi sumber daya lainnya.

Sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga Depok, positif terjangkit Virus Corona, keresahan di kalangan masyarakat mulai terasa.

Di tengah situasi seperti ini, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengingatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mulai membuat skala prioritas.

Apalagi sektor pariwisata semakin lesu. Sehingga masyarakat perlu diajak kembali menekuni sektor lain yang tak kalah potensial.

Suwirta mencontohkan Nusa Penida, warga diminta kembali membudidayakan rumput laut. Bahkan dalam waktu dekat, Pemkab akan mengujicobakan tambak kepiting dan udang di perairan Nusa Penida. Termasuk juga upaya bercocok tanam dengan pola hodroponik.

Terkait situasi kepariwisataan di Nusa Penida, setelah ditimpa Gunung Agung meletus, sekarang baru mulai naik namun kembali turun lagi.

"Ini peringatan Tuhan, agar kita jangan andalkan pariwisata saja. Janggan lupa bertani atau budidaya rumput laut," tegas Suwirta dalam keterangannya, Selasa (3/3/2020).

Diakuinya, lesunya sektor pariwisata dirasakan juga di Kabupaten Klungkung.Bupati Suwirta menegaskan, bahwa ini bukanlah hari kiamat. Justru sebaliknya, meski pariwisata lesu, sekaranglah saatnya seluruh pihak diminta bangkit dan mulai meniti sektor potensial yang masih terpendam.

"Saya selaku pimpinan daerah, saya tentu prihatin, tapi ini tidak bisa dihindari. Tentu bukan Klungkung saja, tidak hanya Bali saja tapi seluruh dunia alami situasi seperti ini. Tapi ini bukan kiamat, kita masih ada ruang untuk bangkit kembali," serunya memotivasi masyarakat.

Guna memotivasi para pelaku pariwisata. Bupati Suwirta berjanji mengerahkan jajaran OPD untuk memprioritaskan kegiatan-kegiatan di Nusa Penida. Misalnya, melakukan bedah desa. Kemudian menginap di akomodasi pariwisata di Nusa Penida.

"Situasi ini pasti berlalu dan akan lewat. Nanti OPD akan saya ajak bedah desa di Nusa Penida. Nginep di penginapan mereka. Kegiatan-kegiatan di pusat, juga sekarang digiring ke pinggiran. Pada saat situasi lesu begini, kalau kita diam akan lebih lesu lagi,"tandas Suwirta

Namun sebelum itu, yang menjadi prioritas Pemkab saat ini, mencegah agar wabah virus corona tidak masuk ke Klungkung. Dinas Kesehatan diminta mensosialisasikan upaya-upaya untuk memproteksi diri kepada masyarakat.

Bila perlu, bagaimana agar bisa melakukan sterilisasi wilayah atau tempat yang dimiliki. "Ini tentu bukan tugas Diskes saja, semua harus bahu membahu dan berikan pemahanan terkait cara memproteksi diri kepada masyarakat," jelasnya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi