Terkait Covid-19, Ada 80 ODP Baru Terpantau di Tabanan

Jumat, 27 Maret 2020 : 22.47
Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan, I Gede Susila
Tabanan - Berdasarkan hasil Contack Tracking yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, terdapat 80 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang melakukan kontak dengan perawat asal Banjar Tuakilang, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan yang memiliki riwayat merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan hasil laboratorium positif corona (Covid-19).

Kasatgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan, I Gede Susila mengatakan hal itu terkait adanya laporan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Banjar Tuakilang, Desa Denbantas dengan riwayat kasus merawat PDP dengan hasil laboratorium positif corona yang sempat viral di media sosial.

"Tanggal 26 Maret 2020 kemarin, OTG tersebut sudah dijemput ambulance RSUD Buleleng untuk dirawat di Buleleng," tegas Gede Susila dalam rilisnya yang dikeluarkan, Jum'at (37/3/2020) sore.

Menurut Gede Susila, 80 ODP yang terdata oleh Diskes Tabanan pada Jumat (27/3/2020) tersebut tersebar di Banjar Tuakilang 54 ODP, Banjar Celagi 1 ODP, Banjar Subamia Bale Agung 3 ODP dan Banjar Sanggulan Desa 22 ODP.

Ditambahkan, tindakan yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan terhadap 80 ODP tersebut adalah melakukan pembinaan untuk dengan kesadaran disiplin melakukan protokol isolasi mandiri selama 14 hari dengan pantauan satgas desa dan tenaga medis setempat serta melakukan desinfektan secara masif di lingkungan OPD tersebut.

Terkait kasus Covid-19 di Kabupaten Tabanan, menurut Kasatgas Gede Susila jumlah pasien positif Covid-19 masih tetap berjumlah 2 orang yakni pasutri WNA yang masih diisolasi di BRSU Tabanan. Ditambah 1 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang juga dirawat di BRSU Tabanan.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 351 orang diluar 80 ODP yang terdata hari ini. "ODP sejumlah 351 tersebut tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan dengan status sehat. Meski demikian saat ini mereka melakukan isolasi mandiri di rumah," tegasnya. (gus)
Bagikan Artikel

Rekomendasi