Ormas Keagamaan Diminta Bantu Sosialisasi Jaga Jarak Cegah Penyebaran Covid-19

Selasa, 31 Maret 2020 : 07.53
Kepala Staf Kepresidenan RI Dr Moeldoko menyerahkan bantuan masker kepada empat ormas keagamaan di Gedung Bina Graha, Jakarta/KSP
Jakarta - Dalam penanggulangan wabah Covid-19 organisasi keagamaan diminta turut berperan aktif dengan mensosialisasikan aktivitas jaga jarak atau physical distancing kepada komunitas atau warganya.

Kepala Staf Kepresidenan RI Dr Moeldoko menyampaikan itu, saat menyerahkan bantuan masker kepada empat ormas keagamaan di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (30/3/2020).

“Tolong sampaikan juga mobilitas dikurangi dan kegiatan berskala besar untuk sementara berhenti dulu,” ucap mantan Pangdam IV/Diponegoro itu.

Menurut Moeldoko, pemerintah terus melakukan antisipasi terhadap dampak yang terjadi akibat Covid-19. Hanya saja, upaya itu akan semakin berarti jika ada bantuan dari ormas keagamaan.

“Perlu juga untuk mensosialisasikan cuci tangan karena musuh utama virus ini ya sabun. Jangan mengusap muka dengan tangan,” sarannya.

Pihaknya meminta sejumlah ormas untuk mendukung segala upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani wabah corona. Apalagi telah menjadi menjadi pandemi global. Menurutnya, dampak dari pandemi ini diperkirakan akan memukul sektor ekonomi Indonesia.

“Pemerintah tentu menyiapkan jaring pengaman sosial contohnya perluasan penerima manfaat menjadi 15 juta orang. BPJS juga kita siapkan,” tegas Moeldoko.

Sementara itu, empat organisasi keagamaan yang menerima bantuan masker KSP adalah Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI).

Bantuan masker terhadap ormas keagamaan sebagai bagian dari bantuan satu juta masker dan sarung tangan yang diperoleh KSP dari sejumlah pihak. Bantuan tersebut disalurkan kepada pihak pihak yang memiliki tim penanganan wabah Covid-19.

Sebelumnya, KSP juga memberikan bantuan 1 juta masker dan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan dan kacamata medis.

Bantuan tersebut disalurkan kepada pihak-pihak yang rentan terpapar infeksi corona, di antaranya tenaga medis, wartawan dan para relawan. Bantuan ini dharapkan dapat memenuhi kebutuhan pihak rumah sakit dalam menangani pasien terkena corona. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi