Megawati Ingatkan Kader PDIP Tinggalkan Zona Nyaman

Sabtu, 14 Maret 2020 : 11.38
Rapat Kerja Daerah I DPD PDIP Bali di Hotel Grand Bali Beach, Sanur Denpasar, Sabtu (14/3/2020).
Denpasar-- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader agar meninggalkan zona nyaman sebagai musuh berbahaya bagi partai.

Peringatan Megawati disampaikan melalui Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP Sukur Nababan saat memberi arahan dalam Rapat Kerja Daerah I DPD PDIP Bali di Hotel Grand Bali Beach, Sanur Denpasar, Sabtu (14/3/2020).

Menurut Sukur, dalam segala kesempatan saat rapat-rapat pimpinan, Megawati mengingatkan setelah mencapai kemenangan dalam Pemilu Legislatif dan Pilpres, ada musuh yang di depan mata.

Musuh itu adalah ketika kader berada dalam zona nyaman. Sebab, dalam situasi seperti itu, kader menjadi merasa besar, menganggap remeh lawan.

"Yang paling berbahaya adalah zona nyaman, kita merasa nyaman setelah kita menang" kata Sukur menegaskan.

Akibatnya, yang ada adalah kesombongan, tidak siap lagi, menjadi memble dan memandang lawan lemah. Tidak ada spirit untuk bertarung karena merasa dalam zona nyaman.

Ditegaskan, kemenangan yang diraih dalam Pemilu, Pilpres dan Pilkada adalah perjuangan bersama seluruh kader.

Karenanya, Megawati meminta seluruh kader di struktur partai mulai anak ranting hingga DPP agar terus bergerak, terus bekerja tidak boleh berada di zona nyaman.

Seluruh kader di semua tingkatan struktur maupun sayap partai, harus bahu membahu  untuk mempertahankan kemenangan yang telah dicapai pada Pilkada Serentak 2020 dan Pemilu 2024.

Pada bagian lain, Sukur mengingatkan menghadapi Pilkada serentak September mendatang, pihaknya membuka pintu seluas luasnya bagi kader partai yang ingin mendaftar berkompetisi menjadi calon Bupati/Wali Kota.

"Siapapun kader boleh mendukung atau mencalonkan diri, yang tidak boleh adalah menjelekkan kader lain, memfitnah calon lain yang tidak diusung," tegasnya lagi.

Jika ada perbedaaan pandangan, harus diselesaikan di tingkat rapat jangan sampai dibawa keluar apalagi, sampai dibawa ke media sosial.

"Ini soal kedisiplinan yang harus dimiliki setiap kader PDIP,"  tandasnya lagi.

Rakerda I dihadiri seluruh pengurus PAC, DPC, se- Bali, DPD dan anggota DPRD dan DPR RI Dapil Bali. Tampak Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster didampingi istri Ni Putu Putri Suastini Koster, I Made Urip, Rai Wirajaya dan elit PDIP lainnya. (rhm)

Rekomendasi