KKP Tangkap Kapal Asing Ilegal Malaysia di Selat Malaka

Jumat, 13 Maret 2020 : 17.19
KM. PKFB 423 merupakan kapal ikan asing ilegal ke-16 yang dilumpuhkan aparat Ditjen PSDKP/humas kkp
Bandung - Berselang dua hari pascapenangkapan dua KIA di Selat Malaka, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan-KKP kembali menangkap kapal ikan asing ilegal berbendera Malaysia.

Kapal itu melakukan aktivitas penangkapan ilegal di wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Negara Republik Indonesia 571-Selat Malaka.

Kabar penangkapan kapal ikan asing itu oleh Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di sela-sela Rapat Koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dilaksanakan di Bandung Jumat 13/3/2020).

”Satu kapal ikan asing ilegal asal Malaysia kembali ditangkap oleh aparat Ditjen PSDKP-KKP pada tanggal 12 Maret 2020”, ungkap Edhy.

Kapal berbendera Malaysia dengan nama KM. PKFB 423 ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 03 pada posisi 02°54.560’ Lintang Utara-100°51.5136’ Bujur Timur.

Dari pemeriksaan, kapal dinakhodai oleh warga negara Malaysia bernama Heng Peng Yu dan diawaki oleh 4 orang ABK berkewarganegaraan Indonesia.

Kapal pelaku illegal fishing yang mengoperasikan alat penangkapan ikan trawl ini selanjutnya di ad hoc ke Wilayah Kerja SDKP Kabupaten Karimun  untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Edhy mengingatkan, penangkapan-penangkapan kapal ikan asing ilegal dalam waktu yang relatif berdekatan ini hendaknya bisa menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa ancaman illegal fishing di wilayah perairan negara republik Indonesia tidak bisa dianggap remeh.

”Penangkapan kapal-kapal ilegal ini merupakan sebuah sinyalemen bahwa ada potensi kerawanan yang bisa saja dimanfaatkan oleh para pelaku illegal fishing. Hal ini harus menjadi perhatian bersama”, tutur Edhy.

Pihaknya tak lupa untuk memberikan apresiasi atas koordinasi yang baik antar instansi yang memiliki kewenangan di laut yang selama ini telah bahu membahu bersama KKP untuk menjaga sumber daya kelautan dan perikanan.

”Kita jangan kendor, semua instansi penegak hukum yang memiliki kewenangan pengawasan di laut harus bersatu padu untuk mengamankan wilayah laut kita yang sedemikian luas ini.

KM. PKFB 423 merupakan kapal ikan asing ilegal ke-16 yang dilumpuhkan aparat Ditjen PSDKP sebagaimana sebelumnya lima belas kapal ikan asing illegal telah ditangkap dengan rincian 8 kapal berbendera Vietnam, 4 kapal berbendera Filipina dan 3 kapal berbendera Malaysia.(sul)

Bagikan Artikel

Rekomendasi