Kampanye #Stand4Strength Demi Menjaga Kekuatan Masyarakat

Sabtu, 07 Maret 2020 : 05.56
Launching Susu Ensure (Kanan-Kiri) Pandji Pragiwaksono – Selebriti, Ibu Yo Hassni - Ibunda dari Pandji Pragiwaksono, Mr. Arnaud Renard – President Directors of Abbotts Product Indonesia, Mr. Arnaud Renard – President Directors of Abbotts Product Indonesia/ist
Jakarta - Untuk meningkatkan kesadaran tentang kehilangan kekuatan atau kelemahan yang diakibatkan dari kehilangan massa otot pada orang dewasa, Abbott, produsen Ensure meluncurkan tantangan #Stand4Strength.

Usia 40 merupakan awal dimana orang dewasa akan kehilangan massa otot sebanyak 8% setiap dekadenya1 dan berisiko lebih besar mengalami keterbatasan dalam menjalankan aktifitas sehari-sehari seperti berjalan, naik tangga atau mengangkat benda di tahun-tahun berikutnya.

Indonesia, menjadi salah satu negara yang memiliki jumlah orang dewasa terbanyak. Tahun 2020 jumlah orang dewasa (usia di atas 60 tahun) di Indonesia diprediksi mencapai 27 juta orang.

Tantangan ini bermaksud mengajak seluruh orang dewasa di Indonesia, khususnya mereka yang berusia 40-50 tahun untuk waspada terhadap menurunnya massa otot yang dapat meningkatkan risiko mengalami disabilitas.

Tantangan ini adalah tes sederhana 'berdiri dengan satu kaki'2, yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja (Lihat di sini untuk demonstrasi video: www.Stand4Strength.id).

Penelitian menunjukkan mereka yang tidak dapat melakukan tes ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tidak bisa berjalan di usia 70 tahun ke atas3,4.

“Tantangan Stand4Strength dapat membantu menciptakan kesadaran tentang bagaimana kehilangan massa otot dapat terjadi pada usia 40 tahun dan mempengaruhi kekuatan Anda seiring bertambahnya usia,” kata Arnaud Renard President Directors of Abbotts Product Indonesia dalam siaran pers, Jumat (6/3/2020).

Sementara tantangan ini fokus terhadap masalah tersebut, kami ingin orang Indonesia memiliki pemahaman tentang masa tua yang sehat dan aktif karena kehilangan otot dapat dicegah dan dapat diperlambat dengan manajemen nutrisi yang tepat.

“Itulah sebabnya kami fokus terhadap pionir penelitian ilmiah untuk menghadirkan bahan-bahan baru yang dapat mendukung kesehatan otot," katanya.

Untuk meningkatkan fungsi otot, mobilitas, dan vitalitas, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperbarui Pedoman Perawatan Terpadu untuk Orang Lanjut Usia (ICOPE)5 dan sangat merekomendasikan nutrisi oral tambahan dengan saran diet bagi orang dewasa yang berisiko mengalami kekurangan gizi, diiringi dengan olahraga seperti latihan kekuatan, aerobik dan keseimbangan.

Seiring bertambahnya usia, massa otot akan menurun secarabertahap. Dampak yang paling jelas adalah menurunnya kualitas hidup pada lansia. Hal ini disebabkan menurunnya massa otot yang secara perlahan membuat lansia mengalami imobilitas karena kekuatan ototnya melemah

“Otot kita berperan penting untuk gerak tubuh. Meskipun begitu, banyak dari kita tidak sadar bahwa menginjak usia 40, kita kehilangan 8% masa otot pada tiap dekadenya, lalu setelah usia 70, hal tersebut meningkat hampir dua kali lipat. 1“ Ujar Dr. dr. C. Heriawan Soejono, Sp.PD., K.Ger., M.Epid., Spesialis Penyakit Dalam – Konsultan Geriatri.

“Semua orang harus bertanggung jawab pada kesehatannya sendiri – dimulai dari makanan yang dikonsumsi dan berusaha untuk tetap aktif. “

Para lansia juga harus memperhatikan asupan protein harian yang diasosiasikan dengan risiko disabilitas fisik yang lebih rendah6. Konsumsi protein sehari-hari haruslah cukup, berkualitas, mudah diserap dan dapat dimanfaatkan oleh tubuh, serta berfungsi untuk sintesis protein bagi otot.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa nutrisi yang lengkap dan seimbang, serta aktivitas fisik dapat membantu membalikkan atau memperlambat kelemahan fisik yang berkaitan dengan usia.7

"Penting untuk kita memelihara otot seiring bertambahnya usia dengan mengonsumsi jumlah nutrisi yang tepat," ujar Jose Rodolfo Dimaano Jr., Direktur Medis Abbott Nutrition.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam tantangan #Stand4Strength di media sosial, bersama dengan keluarga dan teman-teman.

Abadikan momen kamu saat melakukan tantangan #Stand4Strength, dan unggah ke Facebook atau Instagram dan sertakan satu anggota keluarga atau teman lain, mention@ensureIndonesia dan sertakan tagar #Stand4StrengthID dalam kolom keterangan (caption). (riz)

Rekomendasi