Istana: 6 Tenaga Medis Meninggal Positif Corona Pahlawan Kemanusiaan

Selasa, 24 Maret 2020 : 06.56
Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko/ksp
Jakarta - Negara memberikan apresiasi yang tinggi terhadap para relawan dan tenaga medis yang berjuang mengatasi penyebaran wabah Covid-19 hingga meninggal dunia sebagai pahlawan kemanusiaan.

Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko mengungkapkan, enam tenaga medis yang meninggal karena positif covid-19 juga layak diganjar sebagai pahlawan kemanusiaan.

"Rasa duka yang dalam terhadap para pejuang garda depan yang gugur karena Covid-19, "ucap Moeldoko di Jakarta, Senin (23/3/2020). Berdasarkan arahan presiden, pemerintah juga akan memberikan insentif untuk para tenaga medis yang berjuang menangani pandemi corona ini.

Besaran insentif yang akan diberikan kepada para tenaga medis yaitu untuk dokter spesialis sebesar Rp15 juta, dokter umum dan dokter gigi sebesar Rp10 juta, bidan dan perawat sebesar Rp7,5 juta, serta tenaga medis lainnya sebesar Rp5 juta.

Pemerintah akan memberikan santunan bagi tenaga medis yang wafat di daerah tanggap darurat sebesar Rp300 juta. Negara memberikan apresiasi yang tinggi pada para pahlawan kemanusiaan seperti tenaga medis, relawan kesehatan dan lainnya.

"Di tengah keterbatasan yang kita miliki mereka bekerja tak kenal lelah," tegas Moeldoko saat menjemput peralatan terkait penanganan penyebaran corona COVID-19 di Bandara Halim Perdanakusumah.

Pihaknya meminta kepada seluruh warga untuk mematuhi seluruh aturan terkait penanganan covid-19. Jika bisa bekerja dari rumah mari lakukan itu. Jangan berkumpul dulu untuk sesuatu yang tidak penting.

Moeldoko menjelaskan, pemerintah telah mengupayakan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya. Peralatan tersebut akan disebarkan ke seluruh wilayah Indonesia disesuaikan dengan kasus positif yang berada di daerah terkait. (rhm)

Rekomendasi