Idap Virus Corona, Wisman Berusia 53 Tahun Meninggal di Bali

Rabu, 11 Maret 2020 : 17.07
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya memberikan keterangan pers terkait update virus corona/ist
Denpasar - Seorang warga negara asing yang dinyatakan positif mengidap virus corona covid-19 akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit di Denpasar, Bali.

Kabar meninggalnya pasien covid -19 untuk pertama kalinya di Bali itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. Indra membeberkan perkembangan terkini Virus Corona atau Covid19 pada Konferensi, Rabu (11/3/2020).

Sekda Indra didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya menyampaikan beberapa poin, semenjak adanya kasus Covid19, Pemerintah Provinsi Bali sudah melaksanakan berbagai tindakan preventif terutama di Bandara Ngurah Rai.

Kata dia, sampai saat ini jumlah komulatif pasien dalam pengawasan di RS yang ada di Bali sebanyak 48 orang. Dari 48 orang tersebut hasil dari tes swap di Jakarta, dinyatakan 38 orang negatif Covid19. Sedangkan 9 orang masih menunggu hasil laboratorium.

Satu orang positif Covid19 (masuk dalam urutan kasus no 25 yang sebelumnya telah disampaikan Pemerintah Pusat).

Indra menjelaskan, pasien yang merupakan seorang WNA perempuan berusia 53 tahun yang dinyatakan positif Covid 19 ini, didiagnosa juga menderita 4 penyakit bawaan yaitu menderita gula atau diabetes, hiperttensi, hiperteroid, dan penyakit paru menahun serta dalam pengawasan covid 19.

Disebutkan, pasien ini masuk ke Bali pada tanggal 29 Februari, sejak 3 Maret pasien mulai mengalami demam dan dirawat di Rumah Sakit Swasta.

Pada tanggal 9 maret pasien dirawat di RS Sanglah, perawatan dilakuakan sesuai protap atau prosedur penanganan pasien pengawasan covid19 karena menunjukan gejala covid19.

"Hari ini pukuli pukul 02.45 WITA pasien tersebut meninggal dunia," katanya menjelaskan.

Dia juga mengkonfirmasi, sampai pasien meninggal dunia Pemprov Bali belum menerima hasil laboratorium di Jakarta. "Setelah dikonfirmasi maka WNA yang dalam pengawasan ini dikonfirmasi masuk dalam kasus 25 positif Covid 19," imbuhnya.

Untuk itu, sesuai prosedur penanganan penyakit menular karena virus, maka pihak keluarga pasien serta pemerintah memutuskan untuk mengkremasi jenasah pasien di Pemakaman Mumbul-Badung pukul 12.30 Wita tadi siang.

Selanjutnya indra mengatakan, sejak WNA ini masuk RS Sanglah maka sesuai Protokol penanganan Covid19, maka Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Survailance Dinas Kesehatan Provinsi Bali telah melakukan penyusuran terhadap orang-orang yang diajak kontak oleh pasien.

Diperoleh informasi ada 21 orang yang melakukan kontak dengan pasien dari turun dibandara sampai pasien tiba di Rumah Sakit.

“21 orang ini sudah dilakukan pengecekan oleh dinas kesehatan dan sampai saat ini mereka semua dalam keadaan sehat, dan mereka diisolasi di rumah masing-masing tentunya mereka telah diberikan edukasi terkait pencegahan penularan virus tersebut," demikian Indra. (rhm)

Rekomendasi