Gerakan Global Pelestarian dan Konservasi Alam, Lampu Bandara Ngurah Rai Dipadamkan

Minggu, 29 Maret 2020 : 13.15
Dimatikannya penerangan di beberapa titik di bandar udara ini merupakan sebagian kecil ikut serta mendukung gerakan global pelestarian dan konservasi alam/ist.
Mangupura - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali mendukung gerakan global Earth Hour 2020 dengan mematikan penarangan selama satu jam.

Selama satu jam, terhitung pukul 20.30 – 21.30 WITA, lampu penerangan dan peralatan elektronik di sejumlah lokasi dipadamkan untuk mendukung gerakan global yang diinisiasi oleh organisasi non-pemerintah internasional, World Wide Fund for Nature (WWF) tersebut.

Keikutsertaan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali dalam gerakan switch off, yang merupakan puncak pelaksanaan gerakan Earth Hour ini adalah merupakan wujud komitmen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara, dalam upayanya untuk mendukung gerakan pelestarian dan konservasi alam baik dalam skala lokal, nasional, dan global.

“Seperti di tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini kami kembali ikut serta dalam gerakan global Earth Hour," kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado dalam rilis, Sabtu (28/3/2020).

Dimatikannya penerangan di beberapa titik di bandar udara ini merupakan sebagian kecil ikut serta mendukung gerakan global pelestarian dan konservasi alam.

“Melalui puncak pelaksanaan gerakan ini, juga dimaksudkan untuk mengurangi dampak _global warming, serta untuk mengurangi dampak perubahan iklim global melalui penghematan energi listrik di bandar udara,” lanjutnya.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini tidak diadakan sejumlah rangkaian acara yang biasanya menjadi rangkaian kegiatan peringatan Earth Hour, seperti kegiatan bersih-bersih pantai lingkungan bandar udara, serta seremonial switch off.

Herry mengungkapan, di tenganh wabah pandemi COVID-19 sekarang ini, rangkaian kegiatan yang melibatkan banyak massa tidak dilaksanakan. Hal ini untuk menghindari kerumunan massa, serta untuk mengurangi potensi penyebaran virus ini.

Meskipun demikian, switch off dengan mematikan lampu dan peralatan elektronik di beberapa lokasi di bandar udara tetap dilaksanakan, meskipun tidak melibatkan massa.

Dalam puncak peringatan Earth Hour 2020, beberapa titik strategis yang digelapkan antara lain adalah di Gedung Wisti Sabha, signagebandar udara di gerbang tol masuk, koridor Terminal Keberangkatan Internasional, serta Gedung Parkir Bertingkat (MLCP) Terminal Keberangkatan Domestik. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi