Dibayangi Isu Corona, Pertamina Pastikan Stok dan Distribusi BBM Jatimbalinus Aman

Rabu, 18 Maret 2020 : 09.44
Semangat menyalurkan energi ini juga diikuti dengan berkoordinasi dengan SPBU-SPBU untuk memberikan alat preventif medis seperti masker, sarung tangan, serta sanitizer kepada operator sebagai garda depan Pertamina dalam menyalurkan BBM kepada konsumen/ist
Surabaya - Pertamina tetap menjalankan proses bisnisnya dalam memenuhi kebutuhan energi untuk masyarakat serta memastikan stok BBM dan LPG selalu aman termasuk untuk wilayah Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus).

Semenjak ditetapkan status Corona Virus Disease (COVID-19) menjadi Pandemi oleh World Health Organization (WHO) yang diikuti pemerintah setempat dalam mengambil kebijakan bekerja dari rumah dan meliburkan sektor pendidikan selama 14 hari.

Karenanya, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V – Jatimbalinus menyikapi keadaan ini dengan memastikan BBM dan LPG terus tersedia untuk memenuhi aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Dalam keadaan ini juga, kami terus memantau penyaluran BBM dan LPG, khususnya wilayah Bali," tutur Unit Manager Communication & CSR MOR V – Jatimbalinus, Rustam Aji dalam keterangan tertulis, Selasa 17 Maret 2020.

Dia menyatakan bahwa Pertamina telah menyiapkan strategi penyaluran apabila sewaktu-waktu diperlukan pasokan ke daerah-daerah tertentu.

"Hingga saat ini, Pertamina tetap memberikan pelayanan untuk kebutuhan energi masyarakat, salah satu caranya adalah dengan menerapkan fit to work dan cek kesehatan untuk awak mobil tangki yang mendistribusikan BBM”, ujarnya.

Ditegaskan, semangat menyalurkan energi ini juga diikuti dengan berkoordinasi dengan SPBU-SPBU untuk memberikan alat preventif medis seperti masker, sarung tangan, serta sanitizer kepada operator sebagai garda depan Pertamina dalam menyalurkan BBM kepada konsumen.

“Kepada pekerja di area operasi, kami menerapkan standar operasional prosedur seperti pengukuran suhu tubuh pekerja yang akan melaksanakan tugasnya serta memberikan pengaturan jam kerja yang baik untuk menjaga stamina dari para pekerja ini”, tambah Rustam.

Penyaluran BBM

Memasuki minggu ke-3 di bulan Maret 2020, penyaluran BBM di wilayah Bali untuk jenis gasoline rata-rata mencapai 2.400 KL/hari, sementara untuk jenis gasoil rata-rata mencapai 515 KL/hari.

“Secara total, realisasi sampai dengan pertengahan Maret ini, Pertamina telah menyalurkan BBM jenis gasoline sebanyak 37.000 KL/hari dan BBM jenis gasoil sebanyak 7.700 KL/hari”, tambahnya.

Penyaluran LPG

Untuk penjualan LPG, Pertamina telah menyalurkan LPG PSO dengan rata-rata harian sebesar 745 MT/hari dan LPG NPSO Rumah Tangga sebesar 16 MT/hari.

Rustam menyebutkan, secara total, realisasi sampai pertengahan Maret ini, Pertamina telah menyalurkan LPG PSO sebesar 8.900 MT/hari dan LPG NPSO Rumah Tangga sebesar 196 MT/hari.

PT Pertamina (Persero) memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman. Saat ini, Ketahanan stok BBM dan LPG untuk seluruh produk, secara nasional rata-rata di atas 20 hari.

“Sebagai BUMN yang berperan strategis untuk melayani energi, Pertamina tetap fokus dan memastikan proses penyediaan energi mulai dari fungsi hulu migas, kilang, distribusi hingga pemasaran tetap berjalan baik.

Sehingga ketersediaan dan penyaluran BBM dan LPG di seluruh tanah air juga tetap lancar”, demikian Rustam. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi