Denpasar Lengang Usai Hari Nyepi, Warga Masih Bertahan di Rumah

Kamis, 26 Maret 2020 : 14.53
Ruas jalan di Kota Denpasar tampak lengang, fasilitas publik dan kantor pemerintahan pun masih belum beroperasi lantaran cuti bersama, supermarket, swalayan, mall dan pasar tradisional tampak tutup/ist.
Denpasar - Warga masih bertahan di rumah sampai sehari pascahari raya Nyepi sehingga jalanan di Ibu Kota Provinsi Bali itu masih tetap lengang dan sepi.

Pascahari Suci Nyepi Caka 1942, masyarakat biasanya kembali beraktivitas normal. Meski demikian lantaran berada pada masa siaga penanganan dan kewaspadaan terhadap Virus Corona (Covid-19), masyarakat diimbau tetap berada dirumah saat pelaksanaan Hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Suci Nyepi, Kamis (26/3/2020).

Sejalan dengan Instruksi Walikota Denpasar Nomor : 434/571/DKIS/2020 tertanggal 24 Maret 2020, sebagai tindaklanjut atas Himbauan Gubernur Bali Nomor : 45/Satgascovid19/III/2020 tanggal 23 Maret 2020, warga memilih bertahan,

Dari pemantauan di lapangan, ruas jalan di Kota Denpasar tampak lengang, fasilitas publik dan kantor pemerintahan pun masih belum beroperasi lantaran cuti bersama, supermarket, swalayan, mall dan pasar tradisional tampak tutup.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai menjelaskan bahwa langkah preventif pencegahan memang terus dimaksimalkan Pemkot Denpasar.

"Beragam upaya terus ditempuh guna meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ungkapnya dalam siaran pers.

Dengan instruksi wali kota ini, diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik dan dipatuhi oleh masyarakat. Hal ini sebagai wujud penerapan social distancing dan physical distancing.

"Iya serangkaian Hari Ngembak Geni masyarakat diimbau untuk tetap dirumah, diharapkan hal ini dapat memutus rantai penyebaran virus corona dan mensterilisasi seluruh wilayah Kota Denpasar," ujar Dewa Rai.

Masyarakat diharapkan mengikuti arahan pemerintah, utamanya untuk tetap dirumah sementara. Menunda bepergian jika tidak mendesak.

"Ayo bersama-sama memutus rantai penyebaran virus corona ini, dengan selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta mematuhi arahan pemerintah untuk tidak keluar rumah, lindungi diri dan lindungi sesama," imbuh Rai. (riz)

Rekomendasi