Berkelas Dunia, RS Bali Mata Diminta Terus Benahi SDM dan Manajemen

Selasa, 10 Maret 2020 : 07.02
Sekretaris Daerah Bali Dewa Made Indra menghadiri peringatan HUT ke-18 UPT. RS. Mata Bali Mandara/ist
Denpasar - Untuk bisa menuju rumah sakit dengan standar internasinal RS. Mata Bali Mandara diminta terus meningkatkan kualitas SDM, manajemen dan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam rangka peringatan HUT ke-18 UPT. RS, di Denpasar Senin (9/3/2020). Indra menyampaikan meski dari sisi RM Mata Bali Mandara berumur 18 tahun saat ini, masih terhitung muda namun banyak prestasi ditorehkan.

“Pelayannya sudah berstandar internasional, pelayanan sangat bagus dan nyaris tidak ada komplain, minim sekali,” puji Indra

Standar pelayanan sangat tinggi membuat RS Mata ini bisa memberikan pelayanan yang sangat baik bagi pasien Dia berharap RS ini bisa meningkatkan terus pelayanannya, manajemennya, SDM-nya, fasilitasnya sehingga bisa lebih baik lagi agar bisa menjadi RS berstandar internasional.

Direktur RS Mata Bali Mandara Provinsi Bali, dr. Ni Made Yuniti menegaskan bahwa RS Mata Bali Mandara Satu-satunya OPD yang masuk dalam kategori OPD bebas korupsi.

Kegiatan tidak hanya terbatas di lingkup RS Bali Mata saja namun juga meliputi kegiatan yang turun langsung menyentuh masyarakat di pelosok daerah, membantu masyarakat yang tidak mampu.

Pihaknya tidak akan berhenti sampai disini, kita harus lebih maju lagi. Kita menargetkan tahun ini bisa mendapatkan standar internasional. Untuk layanan, dr Yuniti menyampaikan bahwa saat ini Rumah Sakit ini sudah jadi rujukan untuk kawasan Indonesia timur.

"Banyak saudara-saudara kita yang berasal dari NTB, NTT yang datang kesini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," imbuhnya.

Diakuinya, kendala dihadapi, masih seputar terbatasnya SDM namun tetap didorong untuk memaksimalkannya lagi dengan program pendidikan bagi peningkatan kualitas dan kuantitas SDM.

Sebelumnya, RS Mata Bali Mandara mendapat penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo sebagai Pelopor Perubahan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Desember 2019 lalu.

Dalam penghargaan tersebut, Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumah Sakit Mata Bali Mandara telah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Jika ditemukan praktek pungutan liar, calo, gratifikasi dan aduan atas unit kerja ini maka dapat memasukkan aduan ke www.lapor.go.id. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi