Wali Kota Misato Ungkap Sejarah Kedekatan Jepang dan Bali

Senin, 10 Februari 2020 : 10.09
Gubernur Bali Wayan Koster bertemu Wali Kota Misato, Jepang Takashi Kado di rumah dinas Jaya Sabha, Denpasar, Senin (10/2/2020)/ist
Denpasar - Bali dan Jepang memiliki jejak sejarah hubungan yang berlangsung cukup lama baik ekonomi, pendidikan, budaya sampai pariwisata sehingga jalinan yang cukup baik diharapkan terus ditingkatkan.

Hal itu sebagaimana terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster bertemu Wali Kota Misato, Jepang Takashi Kado di rumah dinas Jaya Sabha, Denpasar, Senin (10/2/2020).

Wali Kota Takashi Kado mengungkapkan jika hubungan antara Indonesia dengan Jepang sangat dekat. Bahkan, di Bali sendiri telah terjalin kerjasama Sister City antara Kota Misato dengan Desa Mas, Ubud, Gianyar.

Menurutnya, kerja sama yang terjalin terlihat seperti muda-mudi Desa Mas dikirim ke Jepang untuk bekerja dan belajar begitujuga dengan Warga Jepang dikirim ke Desa Mas. Ia berharap agar kerja sama yang baik ini bisa terus dilanjutkan.

"Di kota saya akan dikembangkan pariwisata dan akan membuat hotel, semoga dari Bali bisa mengirim tenaga kerja ke Misato," ucapnya. Pihaknya berharap dari kebudayaan Bali warga Bali, pendidikan bisa bertukar dengan Misato.

Dijelaskan, di daerahnya jumlah penduduk sangat sedikit untuk itu, dia berharap Desa Mas atau warga Bali bisa tinggal atau belajar disana.

Tahun ini ada 2 org yang belajar pertanian Misato. Tenaga kerja bisa datang dari Bali. Kedepan diharapkan, infrastruktur bisa dikembangkan di Misato. untuk itu, dia meminta Gubernur Bali bisa membackup kerja sama ini.

Dahulu penduduk mereka banyak, sekarang berkurang karena pergi bekrrja ke luar kota. Mereka bekerja keluar dan tidak balik lagi. Jika bisa warga bali bisa datang atau tinggal di Misato sehingga bisa turut mengembangkan bidang kesehatan, pertanian dan pariwisata.

Suasana di Misato mendekati seperti Ubud. Jika bisa ada seperti ubud di kota Misato. Dicontohkan, keindahan Ubud dipinggir sungai sangat luar biasa penataannya. Saya sudah sering ke ubud.

"Bali sangat menakjubkan bagi saya. Saya sudah tiga kali datang ke Bali. Yang menarik dari Bali adalah kebudayaan," pujinya.

Selain itu, banyak pura, semua sangat menghormati. Hal itu menghadirkan kenyamanan tersendiri termsuk dirnya merasa sangat puas dengan keramahan masyarakat. Tarian dan musik dan seni Bali sangat menyentuh hati masyarakat Jepang.

Bahkan dia juga mengungkapkan dahulu di misato banyak pura, sangat terkenal namanya Pura Kagura. Ada kesamaan Tuhan Bali dengan Tuhan masyarakat Jepang. "Saya menemukan seperti kebudayaan saya sendiri di Bali," katanya menegaskan.

Dia juga akan membuat ukiran Bali di kantornya, Selama jadi Wali Kota, dia akan membuat sesuatu tentang Bali tentang Kebudyaan Bali. Saat ini, dia sudah menjabat wali kota selama dua tahun untuk masa jabatan selama empat tahun.

"Saya berharap ke depan antara Bali dan Misato menjadi sejarah. Orang-orang di Misato bisa mengenal Bali walaupun belum pernah datang ke Bali," demikian Misato.

Gubernur Bali mengucapkan terimakasih atas kedatangan dan kunjungan Walikota Misato ke Bali. Pihaknya juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin selama ini khususnya kerjasama dengan Desa Mas.

Koster mendorong agar kerja sama bisa terus ditingkatkan dan Pemerintah Provinsi Bali siap mendukung serta menfasilitasinya. Bali dan Jepang memiliki kemiripan atau kesamaan dalam sisi kebudayaannya.

Kerja sama yang sudah dibangun cukup lama sudah berjalan dengan baik. Kerja sama yang sangat bermanfaat untuk masyarakat Bali terutama untuk Desa Mas. Kami sangat mendukung kerjasama ini.

Pemprov Bali siap untuk terus menjalin kerja sama. Desa Mas memiliki potensi wisata yang sangat bagus. Pertanian dan bidang budaya bisa terjalin kerjasama dengan baik.

"Kebudayaan Bali dan Jepang memilii banyak kesamaan. Kita akan adakan Bali World Cullture Cellebration pada November. Saya harap kota Misato bisa ikut berpartisipasi pada acara ini," harap Koster. (rhm)

Rekomendasi