Tahanan Narkoba Lapas Kerobokan Gantung Diri di Kamar Mandi

Senin, 03 Februari 2020 : 22.30
Petugas melakukan pengecekan lokasi tahanan gantung diri di Lapas Kerobokan/ist
Badung - Dewa Putu Putra Adnyana (38) asal Yeh Hembang Kec. Mendoyo Jembrana mengakhiri hidupdengan cara gantung diri di kamar mandi Lapas Kerobokan Badung.

Korban ditemukan gantung diri didalam Kamar mandi Wisma Ubud, Lapas Kelas II A Kerobokan, Jl. Tangkuban Perahu, Lingk. Taman Merthanadi, Kel. Kerobokan Kelod, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung, Bali. Senin, (3/2/2020).

Polisi mendalami motif yang memicu pemuda berdatato yang masih  dalam status penahanan PN Denpasar lantaran melanggar pasal 127 (1) UU RI No 35, Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika gantung diri.

Informasinya, korban pertama kali ditemukan oleh Hendi Trisniadi (51) tahun Warga Binaan, asal Jakarta.

Saat itu, saksi mengedor-ngedor pindu kamar mandi, namun tidak ada suara begitu dibuka ternyata korban dalam keadaan tergantung.

Bersama rekannya, Siswanto (38) saksi mencoba memegang korban dirasakan masih hangat, kemudian diturunkan dengan memotong baju lengan panjang warna biru dongker yang di ikatkan di loster kamar mandi menggunakan silet.

Kemudian, korban diangkat bersama - sama korban ke aula Lapas Kerobokan kondisi badan korban masih lemas.

Dr. ARYA selaku Dokter Klinik Lapas Kelas II A kerobokan setelah pemeriksaan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Kapolsek Kuta Utara mengatakan saat tim Identifikasi Polres Badung Bripka I Gst. Kade Paryoni melakukan ulah TKP  korban sudah diturunkan dari lokasi tergantungnya di dalam kamar mandi.

Saat diperiksa hanya diketemukan lebam mayat kemeraham pada punggung bagian bawah tubuh korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Ya kematian korban identik dengan orang gantung diri," ujarnya sembari mengatakan jenasah korban dievakuasi ke Ruang jenazah RSUP Sanglah dengan menggunakan  ambulance Klinik Lapas Kelas II A.

Belum diketahui motif korban melakukan gantung diri. Yang jelas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik kekerasan akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpul. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi