Sukseskan SP 2020, Sekda Indra Kerahkan ASN dan Tenaga Kontrak

Kamis, 20 Februari 2020 : 19.56
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra/ist
Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengerahkan seluruh pegawai baik yang berstatus ASN maupun Non ASN (tenaga kontrak) untuk menyukseskan Sensus Penduduk (SP) Berbasis Online Tahun 2020.

Indra menargetkan, Senin (24/2/2020) mendatang, 100 persen pegawai di lingkungan Pemprov Bali telah memenuhi kewajibannya untuk mengisi data sensus kependudukan.

Demikian terungkap dalam keterangan tertulis Sekda Dewa Indra yang dirilis Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Kamis (20/2/2020).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang diutarakan Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Kepala BPS Provinsi Bali Adi Nugroho, Sabtu (15/2/2020).

Saat itu, Gubernur Koster menyampaikan dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan SP 2020 di Provinsi Bali.

Guna mengejar target 100 persen, Indra mengeluarkan instruksi kepada para staf ahli, asisten sekda dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Bali agar menggerakkan seluruh pegawai baik ASN maupun Non ASN untuk segera melaksanakan sensus.

Birokrat asal Buleleng ini ini menilai, waktu yang dibutuhkan untuk pengisian data tak lebih dari sepuluh menit.

“Tidak menyita banyak waktu, jadi tak ada alasan untuk tidak selesai. Kecuali yang bersangkutan memang malas,” tandasnya. Ia minta, seluruh pegawai memanfaatkan waktu beberapa hari ke depan, khususnya sabtu dan minggu untuk pengisian data SP secara online.

Soal waaktu menurutnya sangat cukup untuk mencapai target 100 persen pada 24 Pebruari mendatang. Dia menugaskan Kepala Dinas PMD Dukcapil memonitor pelaksanaan SP 2020 di lingkungan Pemprov Bali.

Untuk memudahkan pemantauan, Kepala OPD diminta melaporkan progres SP di lingkungan masing-masing secara langsung kepada Sekda Provinsi Bali.

Diketahui, SP Berbasis Online baru pertama kali digelar di Indonesia dan dilaksanakan mulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020 atau selama 45 hari. Untuk pengisian data secara online, masyarakat bisa mengakses link sensus.bps.go.id, lanjut melengkapi data yang diminta.

Pemerintah membutuhkan data yang akurat sebagai acuan untuk merancang perencanaan dan menentukan arah kebijakan pembangunan.

Pihaknya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Bali dan seluruh masyarakat Bali untuk melaksanakan sensus penduduk 2020 secara online. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi