Genjot Pertanian, Bali Mulai Kurangi Ketergantungan Sektor Pariwisata

Sabtu, 22 Februari 2020 : 21.58
Denpasar-  Pemprov Bali juga terus mendorong pengembangan sektor pertanian, yang telah didukung dengan keluarnya Pergub No.99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali sehingga diharapkan ke depan bisa mengurangi ketergantungan terhadap sektor pariwisata
.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menegaskan itu, saat menerima kunjungan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat yang difasilitasi oleh Junior Chamber International (JCI) Bali di Ruang Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (21/2/2020).

Cok Ace menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari HIPMI Jakarta Barat ke Provinsi Bali sehingga dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam upaya mendorong para pengusaha muda Bali agar maju dan berkembang.

Dia mengingatkan para pengusaha muda agar selalu meningkatkan etos kerja serta bersikap jujur. Dengan demikian usaha yang dibangun akan berjalan lancar dan membawa kesejahteraan.

Wagub memaparkan pengembangan wilayah Bali yang disesuaikan dengan karakter masing masing wilayah. Bali bagian utara dikembangkan untuk sektor perikanan dan pertanian, Bali wilayah Utara akan dikembangkan terkait konservasi alam.

Bali wilayah selatan akan terfokus pada kawasan komersial dan ekonomi kreatif serta Bali bagian timur akan dikembangkan sebagai wilayah spiritual.

Saat ini, masih terdapat ketimpangan pembangunan antara Bali bagian utara dengan Bali bagian selatan dimana hal ini disikapi serius oleh Pemprov Bali yang salah satunya dengan pembangunan infrastruktur penghubung antara Bali bagian utara dan bagian selatan sehingga terwujud kesejahteraan di seluruh wilayah Bali.

Pemprov Bali juga terus mendorong pengembangan sektor pertanian, yang telah didukung dengan keluarnya Pergub No.99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali.

"Diharapkan sektor pertanian kembali menggeliat sehingga ke depannya Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata," tandasnya.

Ketua JCI Bali Gede Wira Hadibrata Putra menyampaikan JCI Bali ke depannya telah menyusun sejumlah program kerja dimana salah satunya adalah penyediaan modal bagi para pengusaha baik itu koperasi maupun UMKM yang masih mengalami kesulitan dalam hal permodalan.

Pihaknya mengajak Pemprov Bali bersinergi dalam menyalurkan permodalan tersebut kepada koperasi maupun UMKM binaan Pemprov Bali.

Wira menyampaikan pihaknya berupaya mengembangkan kembali pertanian Bali sehingga perekonomian Bali tidak hanya terpaku pada pariwisata. Dalam bidang pertanian telah dilakukan pengembangan vanili dimana Bali memiliki kualitas vanili yang bagus dan dulunya adalah sentra penghasil vanili.

Disamping itu, akan mengembangkan pertanian lokal dan menggandeng petani lokal untuk berkembang sehingga memilki akses dan permodalan untuk memasarkan produk ke hotel. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi